Mengulas Hubungan Erat Nelayan Bugis dengan Hiu Paus 'Bak' Keluarga Sendiri

Zuhirna Wulan Dilla, Jurnalis
Kamis 16 Juni 2022 12:08 WIB
Nelayan bugis berhubungan erat dengan hiu paus. (Foto: BBC)
Share :

JAKARTA - Ada kisah menarik dari nelayan bugis yang memiliki hubungan erat dengan hiu paus di laut.

Dikutip dari BBC, ternyata di bagian timur wilayah Indonesia terjalin erat hubungan antara ikan terbesar di dunia dengan para pengembara laut suku Bugis.

Diketahui, orang Bugis Orang Bugis menghabiskan sebagian besar hidup mereka di tengah laut.

 BACA JUGA:Satukan Adat Jawa dan Bugis, Begini Penampakan Gaun Pengantin Eva Celia

Mereka bergerak jauh untuk mencari perairan pemancingan yang paling kaya.

Di mana selama beberapa generasi, mereka telah mengembangkan hubungan yang luar biasa dengan hiu paus yang setiap pagi.

Mereka mencari makan di bawah jaring dan mencari makan di bawah jaring.

Adapun banyak tempat di dunia di mana hiu paus berkumpul - seperti Pulau Christmas Australia dan Karang Ningaloo, Kepulauan Galapagos, perairan di lepas pantai Donsol Filipina dan bahkan Laut Merah.

Hiu paus dapat ditemukan sepanjang tahun di Teluk Triton.

Kemudian, nelayan Bugis bernama Aching pun mengungkapkan alasan hubungan erat dengan hiu itu.

Aching bercerita bahwa semua generasi keluarganya bekerja sebagai nelayan bagan.

Hal itu karena orang Bugis menangkap ikan hanya untuk diri mereka sendiri dan untuk berdagang dengan masyarakat lokal.

Namun, kini skala industrinya jauh lebih besar.

Dia menyediakan ikan untuk pasar lokal dan lebih jauh ke seluruh wilayah.

Dia mengaku memancing sepanjang malam dengan jala penuh.

Dia menyebut ada tiga hiu paus di bawah bagan-nya dan telah memberikan satu jaring penuh sarden kecil ke dalam air untuk mereka makan.

Orang Bugis menyebutnya sebagai ikan bodo (ikan bodoh) karena sifatnya yang sangat lembut dan jinak.

Hiu paus dipuja oleh orang Bugis sebagai pertanda keberuntungan.

Dia pun membeberkan keluarganya telah membina hubungan mesra dengan hiu paus, dengan harapan akan dibalas dengan hasil tangkapan yang baik.

"Secara keseluruhan, keberadaan hiu paus membantu keseimbangan rantai makanan dan menjamin sumber makanan yang melimpah bagi sesama spesies laut dan para nelayan Bugis."Kami suka hiu paus. Saya diajari bahwa mereka akan selalu membawa keberuntungan bagi keluarga kami," jelasnya.

Bahkan setiap pagi dia meninggalkan satu jaring di dalam air untuk dimakan oleh hiu paus.

"Ikan-ikan kecil saja. Mereka hanya suka yang kecil-kecil," ucapnya.

Bahkan, kepercayaan bahwa hiu paus membawa keberuntungan didukung oleh ilmu pengetahuan.

"Hiu paus, serta lumba-lumba, diyakini membawa keberuntungan karena kehadiran mereka membawa ikan-ikan penting seperti teri, tenggiri, dan tuna ke perairan tempat mereka mencari makan. Mereka merupakan indikator perairan kaya nutrisi dan kesehatan ekosistem," kata perwakilan lembaga Konservasi Indonesia Iqbal Herwata.

Diketahui, seekor hiu paus yang disebut Dipsy diberi tag satelit, menghabiskan sebagian besar waktunya selama 17 bulan di Teluk Triton.

Setelah itu sekilas dia mengunjungi Kepulauan Aru dan Kei di provinsi Maluku, Indonesia timur.

Dia mencari makan di Teluk Triton dari November hingga April.

Sehingga, orang Bugis dari waktu ke waktu mengembangkan hubungan yang unik dengan hiu.

"Sepertinya mereka bertemu dengan teman lama setiap kali mereka menarik jala," bebernya.

"Jaga hubungan visual dengan bagan," ucapnya.

Sayangnya, tidak ada peraturan di Indonesia tentang seberapa dekat Anda bisa bertemu hiu paus.

Tapi pantauan BBC tidak akan ada persiapan yang cukup untuk bertemu dengan makhluk sebesar itu.

Seekor jantan besar muncul dari dalam kegelapan, dengan lembut meluncur melewati permukaan.

Mereka mengisap sarden yang lezat dari lubang kecil jaring ke dalam mulutnya yang luas.

Serta dengan hati-hati mendekat untuk mengambil foto tersebut.

Hasil foto itu dikirim ke e Konservasi Indonesia sebagai kontribusi untuk program pemantauan hiu paus.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya