Jerih Payah Pak Gito Bersama Warung Beres Binaan DD Yogyakarta Hasilkan Omset Jutaan

Karina Asta Widara , Jurnalis
Rabu 10 Agustus 2022 13:09 WIB
Foto: Dok Dompet Dhuafa
Share :

Pak Gito merupakan salah satu peserta Paguyuban Warung Beres binaan Dompet Dhuafa. Beliau merupakan salah satu penjual mie ayam yang tergabung dalam paguyuban tersebut. Awalnya beliau belum memiliki kios, hanya sekedar menumpang tempat jualan di fasilitas umum masyarakat yaitu poskamling atau orang jawa sering sebut dengan nama “cakruk”. Sehingga pak gito menamai jualannya sebagai mie ayam cakruk.

"Menjual 1 Kg Mie ayam terasa begitu sulit saat itu bagi saya. Bahkan untuk sekedar membeli susu untuk anaknya yang masih balita saat itupun pak gito harus berjualan dari pagi buta hingga tengah malam, dan hanya menghasilkan uang sebesar 6 ribu rupiah. Pilunya lagi saat berjualan di "cakruk" saat itu, saya tertabrak mobil yang mengalami rem blong. Nasib pilu tak berhenti sampai situ, dalam berjalanya waktu saya berjualan sempat terlilit hutang dengan beberapa rentenir untuk memenuhi kebutuhan hidupnya," kata Pak Gito disela-sela kesibukan melayani penikmat mie ayam pada Rabu (27/07/2022).

Setelah terlilit hutang tersebut meskipun bekerja begitu giat, Pak Gito merasa tak memiliki hasil sama sekali. Hingga akhirnya ia bertemu dengan salah satu amil DD Jogja di tahun 2015 untuk ikut bergabung di Paguyuban Warung Beres.

"Saya mengikuti berbagai pembinaan dan arahan dari pembina," ujar Pak Gito.

Hingga lambat laun atas pendampingan dan dukungan dari DD, ia pun berinisiatif untuk menyewa kios. Karena keterbatasan modal juga, beliau mencoba untuk sewa jangka pendek bulanan terlebih dahulu.

"Pada satu bulan percobaan, dengan menerapkan semua bimbingan yang pernah DD berikan, saya mampu menjual 8 Kg mie ayam dalam sehari. Pada percobaan bulan bulan berikutnya saya mampu menjual 15 Kg Mie ayam dalam seharinya," tutur Pak Gito.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya