Milenial 'Malas' Jadi Petani, Apa Alasannya?

Advenia Elisabeth, Jurnalis
Sabtu 01 Oktober 2022 14:39 WIB
Guru Besar IPB Dwi Andreas menjelaskan alasan milenial malas jadi petani (Foto: MPI)
Share :

JAKARTA - Alasan generasi milenial malas jadi petani. Produksi beras di Indonesia disebut menjadi salah satu alasan milenial ogah menjadi petani.

Selama ini, data yang dilaporkan dan hasil produksi beras di lapangan kerap berbeda. Hal ini juga dipertanyakan Guru Besar IPB sekaligus anggota Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI), Prof. Dwi Andreas Santosa.

Sebab, berdasarkan catatannya, produksi beras nasional menurun selama tiga tahun terakhir. Di tengah kondisi tersebut pemerintah justru menerima penghargaan dari Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI) karena telah memiliki sistem ketahanan pangan yang baik dan berhasil swasembada beras pada periode 2019-2021.

"Yang katanya tiga tahun terakhir ini produksi beras nasional meningkat, meningkatnya dari mana? tidak ada produksi padi meningkat di tiga tahun terakhir. Bahkan sebenarnya turun, rata rata 2,7% per tahunnya," ungkap Prof Dwi dalam dialog di MNC Trijaya, Sabtu (1/10/2022).

Dia memaparkan, berdasarkan data yang dihimpun, pada tahun 2019 produksi padi nasional turun 7,7%, lalu pada tahun 2020 naik sangat amat kecil yakni 0,09% kemudian tahun 2021 turun lagi 0,42%.

"Jadi di mana makna penghargaan beras tersebut?," ucapnyanya.z

Lanjut Dwi, bahkan yang seharusnya saat Indonesia mengalami fenomena La Nina atau iklim kemarau basah bisa mendorong produksi padi lumayan tinggi tetapi tidak terjadi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya