Di balik kontroversinya sebagai tuan rumah, Qatar rupanya telah mempersiapkan segalanya dengan sepenuh hati. Negara ini tak ragu untuk menggelontorkan dana sebesar USD 220 miliar atau setara dengan Rp. 3.344 triliun. Banyaknya dana yang dikeluarkan Qatar menjadikan negara ini sebagai ajang Piala Dunia termahal sepanjang sejarah.
Qatar bahkan mengalahkan dua tuan rumah Piala Dunia sebelumnya yaitu Rusia dan Brasil. Empat tahun lalu dalam Piala Dunia 2018, Rusia menggelontorkan dana sebesar USD 11,6 miliar. Sedangkan di Piala Dunia 2014, Brasil yang menjadi tuan rumah menghabiskan USD 16 miliar.
Gelontoran dana yang tak sedikit itu sebagian besar merupakan pengeluaran untuk biaya infrastruktur program pengembangan Qatar 2030. Pembangunan infrastruktur tersebut termasuk jaringan metro canggih, stadion, bandara, dan pembangunan pusat inovasi dengan hotel.
Ali Al-Emadi yang pada 2017 menjabat sebagai Meneteri Keuangan Qatar mengungkapkan jika negaranya menghabiskan USD 500 juta dalam seminggu untuk proyek besar persiapan Piala Dunia 2022.
Qatar telah menyiapkan 8 stadion dengan jarak tempuh tiap stadion kurang lebih sleama satu jam. Stadion-stadion tersebut tentunya memiliki teknologi yang super canggih.
Tiket Piala Dunia 2022 sendiri akan dihargai kira-kira sebesar USD 105 - USD 210 untuk setiap fase grup. Sedangkan untuk fase selanjutnya harga tiket dipatok USD 455-1.100.
Demikian informasi mengenai berapa biaya Piala Dunia 2022.
(RIN)
(Rani Hardjanti)