JAKARTA- Fakta Altafasalya Ardnika sosok pembunuh mahasiswa UI ternyata pernah kerja di perusahaan keuangan sebagai project manager tentu membuat warganet tidak percaya.
Hal ini dikarenakan namanya viral akibat membunuh rekan junior satu jurusannya di Sastra Rusia Universitas Indonesia (UI) bernama Muhammad Naufal Zidan (MNZ). Pembunuhan keji tersebut dilatarbelakangi karena pelaku Altafasalya Ardnika Basya (AAB) iri hati kepada korban.
Pelaku AAB mengaku terjerat pinjaman online sebesar Rp 80 juta sehingga berniat menguasai harta MNZ. Setelah melancarkan aksinya, pelaku mengambil barang milik korban berupa ponsel iPhone, dompet, dan juga MacBook.
Berdasarkan penelusuran di akun Linkedinnya, Altafasalya Ardnika sosok pembunuh mahasiswa UI ternyata pernah kerja di perusahaan keuangan sebagai Project Manager. Pelaku bahkan mendeskripsikan dirinya sebagai pribadi yang optimis.
“Saya adalah pria yang optimis, adaptof, dan pekerja keras.” tulis Altafasalya Ardnika profil Linkedinnya.
AAB sudah bekerja di perusahaan tersebut sejak 2019. Sebelum menjadi Project Manager, palaku telah menempati dua posisi berbeda mulai dari Project Supervisor dan Purchasing Officer.
Selain itu, pelaku juga memiliki pengalaman organisasi sebagai Staff Departemen Sistem Pendamping Internal Himpunan Mahasiswa Sastra Rusia Unpad pada 2019 sampai 2020.
Sosok Pembunuh Mahasiswa UI ini juga ternyata pernah menjadi juara Karate tingkat nasional Kelas Junior Putra pada tahun 2017 lalu.
Posisinya saat ini sebagai mahasiswa tingkat akhir Bachelor of Humanities, Russian Language and Literature Universitas Indonesia 2020-2024.
Seperti diketahui, AAB (23) pelaku pembunuhan mahasiswa FIB UI jurusan Sastra Rusia MNZ (19) di sebuah indekos kawasan Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat mengaku terinspirasi dari serial film 'Narcos' untuk menjalankan aksinya.
Demikian informasi Altafasalya Ardnika sosok pembunuh mahasiswa UI ternyata pernah kerja di perusahaan keuangan sebagai Project Manager. Terimakasih.
"Saya terinspirasi karena nonton film 'Narcos'," kata AAB saat ungkap kasus di Mapolres Depok, Sabtu (5/8/2023).
AAB menambahkan bahwa dirinya tidak punya masalah dengan korban MNZ. Menurutnya rencana pembunuhan itu tiba-tiba muncul dalam benaknya.
"Saya enggak ada masalah sama korban, enggak ada dendam dan putus asa juga. Itu rencana tiba-tiba muncul aja," ungkapnya.
(RIN)
(Rani Hardjanti)