5 Investasi Terbaik untuk Pemula yang Berpotensi Menguntungkan

Agustina Wulandari , Jurnalis
Rabu 25 Maret 2026 19:53 WIB
Ilustrasi investasi terbaik. (Foto: dok Freepik/rawpixel)
Share :

JAKARTA - Mencari rekomendasi investasi terbaik adalah langkah awal yang penting sebelum mulai mengembangkan aset dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Di tengah banyaknya pilihan instrumen setiap jenis investasi memiliki potensi keuntungan dan risiko yang berbeda.

Yuk, bahas 5 investasi terbaik yang layak dipertimbangkan, lengkap dengan kelebihan dan alasan mengapa instrumen tersebut populer di kalangan investor pemula maupun berpengalaman.

1. Reksadana

Reksadana merupakan salah satu investasi terbaik bagi pemula maupun investor berpengalaman yang menginginkan kemudahan. Dana dari banyak investor dikumpulkan dan dikelola oleh manajer investasi profesional ke berbagai aset seperti saham, obligasi, atau pasar uang. Hal ini memberikan diversifikasi otomatis sehingga risiko lebih tersebar tanpa perlu memantau pasar setiap hari.

Jenis reksadana pasar uang cocok untuk tujuan jangka pendek atau dana darurat karena risikonya rendah dan likuiditas tinggi. Sementara reksadana saham atau campuran menawarkan potensi return lebih tinggi untuk jangka menengah hingga panjang.

Di Indonesia, Anda bisa memulai dengan nominal kecil melalui berbagai aplikasi terpercaya. Keunggulannya terletak pada biaya relatif rendah dan pengelolaan ahli, membuatnya ideal untuk membangun portofolio secara bertahap.

2. ETF

Exchange Traded Fund atau ETF adalah kumpulan aset yang diperdagangkan di bursa saham seperti saham biasa, sehingga bisa dibeli atau dijual kapan saja selama jam perdagangan. Satu unit ETF bisa mewakili ratusan aset serta likuiditas yang baik. ETF biasanya mengikuti indeks tertentu secara pasif, seperti indeks saham besar atau sektor spesifik, sehingga biayanya rendah dan transparansinya tinggi.

Selain di Indonesia, ETF Amerika juga sering menjadi favorit karena memberikan akses ke pasar saham Amerika yang stabil dan inovatif. Contoh ETF populer termasuk SPY, VOO, atau QQQ yang mencakup perusahaan-perusahaan terkemuka. 

3. Logam Mulia

Logam mulia seperti emas dan silver selalu dianggap sebagai investasi terbaik untuk melindungi nilai aset dari inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Emas dikenal sebagai aset safe haven yang cenderung mempertahankan nilai dalam jangka panjang, sementara silver menawarkan potensi pertumbuhan lebih tinggi karena penggunaannya di industri.

Selain emas batangan fisik yang tradisional, kini ada varian modern yang lebih praktis seperti emas digital yang memungkinkan pembelian dalam jumlah kecil tanpa perlu penyimpanan fisik. Salah satunya tokenized gold di ranah blockchain, di mana setiap token mewakili emas fisik yang disimpan aman seperti PAXG yang mengikuti harga emas secara satu banding satu dengan keunggulan likuiditas 24/7 dan fractional ownership. 

Sementara itu, ETF gold seperti GLD memberikan cara mudah untuk berinvestasi emas tanpa repot penyimpanan, karena didukung oleh emas fisik secara langsung, sehingga harganya bergerak ratio 1:1 dengan harga emas asli.

Hal yang sama juga berlaku untuk silver melalui ETF silver. iShares Silver Trust (SLV) menjadi yang paling dikenal. ETF ini melacak harga silver spot secara langsung, dengan kepemilikan silver bullion fisik yang disimpan di vault aman, sehingga investor bisa mendapatkan eksposur ke silver tanpa harus menyimpan logam secara fisik. 

SLV memberikan kemudahan perdagangan seperti saham biasa di bursa, biaya rendah, dan transparansi tinggi, serta bergerak ratio 1:1 dengan harga silver asli. Varian-varian ini membuat logam mulia, baik emas maupun silver, lebih mudah diakses dan cocok untuk diversifikasi portofolio.

4. Saham

Saham tetap menjadi pilihan klasik bagi mereka yang mencari investasi terbaik dengan potensi capital gain dan dividen jangka panjang. Dengan membeli saham, Anda menjadi pemilik sebagian kecil dari perusahaan, sehingga keuntungan ikut naik seiring pertumbuhan bisnis tersebut.

Di Indonesia, saham blue chip seperti BBCA dari sektor perbankan yang stabil, TLKM di telekomunikasi dengan infrastruktur kuat, serta ASII sebagai konglomerasi diversifikasi sering menjadi andalan karena fundamental solid dan dividen konsisten. 

Selain Indonesia, Anda juga bisa membeli saham Amerika seperti saham Apple, Google, Nvidia, Grab, Toyota, Ford, Ferrari, Nike, Starbucks, Roblox, Tesla, Meta, Duolingo, hingga Shell yang menawarkan eksposur ke pertumbuhan global. pertumbuhan global. 

5. Crypto

Trading crypto menutup daftar ini sebagai opsi investasi terbaik bagi yang mencari peluang high-reward di era digital. Aset seperti Bitcoin sebagai store of value utama dan Ethereum untuk ekosistem smart contract menonjol karena adopsi yang semakin luas. Selain itu, Solana sering disebut karena kecepatan dan biaya rendahnya di DeFi.

Crypto menawarkan likuiditas tinggi, perdagangan 24/7, serta potensi pertumbuhan signifikan meski disertai volatilitas tinggi. Instrumen ini cocok sebagai alokasi kecil dalam portofolio untuk diversifikasi, terutama bagi investor dengan toleransi risiko tinggi. Selalu prioritaskan riset dan strategi hold jangka panjang.

Investasi yang Bagus di Aplikasi Apa?

Untuk investasi saham Indonesia dan reksa dana, saat ini tersedia beberapa aplikasi yang telah berizin dan diawasi oleh OJK seperti Bibit. Fitur riset, grafik harga, dan edukasi dasar investasi umumnya juga tersedia untuk membantu pengambilan keputusan.

Sementara itu, bagi investor yang ingin investasi di saham Amerika, Aset kripto, dan ETF Amerika, Anda bisa menggunakan aplikasi Reku yang menyediakan integrasi dalam satu aplikasi serta sudah terdaftar di BAPPEBTI dan diawasi oleh OJK.

Di aplikasi Reku, Anda bisa trading di 350+ aset crypto dengan modal hanya Rp5.000 dan 650+ saham Amerika dan ETF yang bisa dibeli dengan modal USD1. Biaya transaksi di Reku juga rendah serta tanpa ada biaya tersembunyi, selain itu tampilan aplikasinya juga mudah digunakan investor pemula hingga berpengalaman. 

Memilih investasi terbaik bergantung pada tujuan dan toleransi risiko Anda. Kunci sukses terletak pada diversifikasi. Gabungkan reksadana untuk stabilitas, ETF untuk eksposur global, logam mulia untuk perlindungan, saham untuk pertumbuhan, dan crypto untuk inovasi.

Mulailah dengan riset mendalam, gunakan platform terdaftar dan diawasi, serta pertimbangkan konsultasi dengan ahli keuangan. Dengan pendekatan disiplin dan konsisten, investasi tahun ini bisa menjadi fondasi kekayaan masa depan. 

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya