JAKARTA - Siapa pemilik PO Bus ALS yang alami tabrakan maut dengan truk tangki di Muratara?
Kecelakaan maut melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki minyak terjadi di Jalinsum wilayah Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Rabu (6/5/2026). Dalam insiden tersebut, kedua kendaraan dilaporkan terbakar dan satu sepeda motor turut terdampak.
Satlantas Polres Muratara masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kecelakaan. Berdasarkan informasi sementara, bus ALS yang melaju dari arah Lubuklinggau menuju Jambi diduga masuk ke jalur berlawanan sebelum bertabrakan dengan truk tangki milik Seleraya yang datang dari arah sebaliknya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Iin Shodikin, mengatakan truk tangki tersebut dikemudikan Yanti dengan seorang penumpang bernama Martini. Sementara identitas sopir bus ALS masih dalam pendataan.
“Diduga bus ALS masuk ke jalur berlawanan sehingga menabrak mobil tangki BBM dari arah Jambi menuju Lubuklinggau,” ujar Iin.
Melansir dari berbagai sumber, Kamis (7/5/2026), PO ALS sendiri merupakan perusahaan otobus legendaris asal Sumatera yang berdiri sejak 29 September 1966. Perusahaan ini dirintis oleh H. Sati Lubis bersama sejumlah saudaranya di Kotanopan, Mandailing Natal, Sumatera Utara.
Saat ini, pengelolaan perusahaan dilanjutkan oleh generasi kedua keluarga Lubis, salah satunya Chandra Lubis. ALS dikenal sebagai salah satu perusahaan bus tertua dan terbesar di Sumatera dengan layanan antarkota antarprovinsi hingga Pulau Jawa.
Berawal dari usaha angkutan sederhana dengan armada terbatas, ALS berkembang menjadi operator bus lintas Sumatera dengan trayek panjang seperti Medan hingga Jember, Jawa Timur. Perusahaan ini juga memiliki jaringan perjalanan ke berbagai kota besar di Sumatera dan Jawa.
(Feby Novalius)