JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu dengan Presiden China Xi Jinping yang membahas sejumlah kerja sama ekonomi, termasuk potensi pembelian besar pesawat Boeing oleh China.
Trump menyebut China telah menyetujui pembelian sekitar 200 unit jet Boeing, dengan potensi tambahan hingga 750 pesawat apabila kerja sama berjalan baik. Ia juga mengatakan bahwa pesawat tersebut akan menggunakan mesin produksi GE Aerospace.
“Kesepakatan mencakup sekitar 200 pesawat dan janji hingga 750 jika mereka melakukan pekerjaan dengan baik,” kata Trump.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada rincian lebih lanjut mengenai jenis pesawat maupun jadwal pengiriman dalam kesepakatan tersebut.
Trump kemudian meninggalkan Beijing pada Jumat tanpa terobosan besar dalam isu perdagangan maupun kemajuan signifikan terkait upaya meredakan konflik Iran, meskipun kedua pemimpin menghabiskan dua hari pertemuan yang diwarnai pujian satu sama lain.
Kunjungan Trump ke China yang merupakan rival strategis utama Amerika Serikat merupakan kunjungan pertama Presiden AS sejak 2017. Kunjungan ini disebut bertujuan menghasilkan capaian konkret, termasuk untuk mendongkrak popularitasnya menjelang pemilihan paruh waktu pada November.
Sementara itu, Presiden Xi Jinping dijadwalkan akan mengunjungi Amerika Serikat pada musim gugur atas undangan Trump, kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi.