Tingginya klaim untuk penyakit-penyakit tersebut mendorong BPJS Kesehatan memperkuat program pencegahan dini di masyarakat. Melalui edukasi, masyarakat diharapkan menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah keparahan penyakit.
“Untuk penyakit katastropik ini, kami terus mendorong upaya promotif dan preventif melalui gaya hidup sehat,” kata Prihati.
Meningkatnya biaya layanan juga dipengaruhi lonjakan pemanfaatan program JKN yang pada 2025 mencapai 725,3 juta kunjungan, naik dari 673,9 juta kunjungan pada 2024. Artinya, terdapat lebih dari 1,9 juta pemanfaatan layanan kesehatan per hari.
Sebanyak 38 persen dari total pemanfaatan berasal dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK), menunjukkan tingginya ketergantungan kelompok rentan terhadap program ini untuk layanan kesehatan.
BPJS Kesehatan juga mempercepat penyelesaian klaim kepada fasilitas kesehatan. Di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), rata-rata pembayaran klaim mencapai 11,37 hari kerja. Sementara klaim rumah sakit diselesaikan dalam 13,64 hari kalender, lebih cepat dari ketentuan regulasi.