JAKARTA - Pemerintah memutuskan penyaluran bantuan sosial (bansos) akan dipusatkan melalui Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.
"Bansos, bantuan pemerintah, semua nanti melalui Kopdes. Terpusat di Kopdes," kata Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).
Zulkifli mengatakan, selama ini bansos kerap disalurkan melalui kantor-kantor pemerintahan. Namun, ke depan seluruh bantuan pemerintah akan disalurkan melalui Kopdes Merah Putih.
"Karena kan sebelumnya di kantor-kantor pemerintahan. Nanti di Kopdes semua. Semua Koperasi Desa Merah Putih," ujarnya.
Pemerintah menargetkan skema tersebut mulai diterapkan pada September 2026.
"Operasi kita perkirakan September," ungkapnya.
Pada September mendatang, pemerintah menargetkan sebanyak 25.000 Kopdes Merah Putih telah beroperasi. Sementara hingga akhir 2026, jumlahnya ditargetkan mencapai 35.862 unit.
"Agustus-September 25.000. Tapi akhir tahun 35.862 akan jadi. Dua tahun diperbaiki, dibenahi, diselesaikan. Setelah dua tahun diserahkan kepada desa, karena itu koperasi milik desa," ujarnya.
Terkait tata kelola, Zulkifli mengatakan pemerintah segera merampungkan regulasi yang mengatur operasional Kopdes Merah Putih.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga, termasuk TNI dan Polri, untuk mendukung operasional Kopdes Merah Putih.
"Jadi semua pihak mendukung, tidak hanya TNI-Polri, seluruh kementerian. Karena bansos itu ada Kementerian Sosial, pupuk dari BUMN, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian, ada juga gas melon dari ESDM. Oleh karena itu ditegaskan kembali harus didukung penuh," pungkasnya.
(Feby Novalius)