Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi mengatakan proyek tersebut diarahkan untuk mendukung dekarbonisasi sektor transportasi, industri, dan ketenagalistrikan.
Salah satu proyek yang tengah dikembangkan ialah pemanfaatan hidrogen untuk program dedieselisasi pembangkit listrik di Sumba yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Selain itu, PLN juga mengembangkan proyek serupa di Pulau Rengit untuk menekan biaya pembangkitan listrik sekaligus memperkuat pemanfaatan energi bersih.
5. Hidrogen Jadi Strategi Ketahanan Energi Nasional
Pemerintah menilai pengembangan hidrogen tidak hanya mendukung target transisi energi dan Net Zero Emission, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.
Selain digunakan sebagai bahan bakar kendaraan, hidrogen diproyeksikan menjadi media penyimpanan energi (energy storage), mendukung industri petrokimia dan amonia biru, serta membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru melalui pembangunan ekosistem hidrogen dari hulu hingga hilir.
(Feby Novalius)