Waspada Modus Penipuan Digital, Ini Tips Aman Ajukan Keluhan

Feby Novalius, Jurnalis
Jum'at 07 Agustus 2026 11:44 WIB
Maraknya peredaran nomor layanan pelanggan (customer service/CS) tidak resmi di internet menjadi perhatian. (Foto :okezone.com/Orderkuota)
Share :

JAKARTA — Maraknya peredaran nomor layanan pelanggan (customer service/CS) tidak resmi di internet menjadi perhatian bagi pengguna layanan digital. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat menyampaikan keluhan atau mencari bantuan agar terhindar dari risiko penipuan, pencurian data pribadi, maupun kerugian finansial.

Melalui Tim Legal Orderkuota, Aprillya menyampaikan bahwa perusahaan tidak menyediakan layanan pelanggan melalui nomor WhatsApp pribadi maupun nomor WhatsApp yang beredar di luar kanal resmi. Menurutnya, nomor yang mengatasnamakan CS Orderkuota di luar saluran resmi berpotensi digunakan untuk melakukan penipuan.

“Orderkuota tidak menyediakan layanan Customer Service melalui nomor WhatsApp pribadi maupun nomor WhatsApp yang beredar di luar kanal resmi perusahaan,” kata Aprillya dalam keterangan tertulis.

Orderkuota menyebut telah menerima laporan dari sejumlah pengguna terkait dugaan penipuan maupun upaya penipuan setelah menghubungi nomor yang ditemukan melalui mesin pencari. Perusahaan menilai penyalahgunaan identitas tersebut dapat meningkatkan risiko kebocoran data pribadi dan kerugian finansial bagi pengguna.

Untuk mengurangi risiko tersebut, perusahaan mengarahkan pengguna yang mengalami kendala transaksi agar menggunakan fitur bantuan yang tersedia di dalam aplikasi Orderkuota. Fitur tersebut mencakup menu Bantuan dan Live Chat yang dapat digunakan untuk memperoleh layanan melalui kanal yang telah diverifikasi perusahaan.

Perusahaan juga menegaskan bahwa layanan pelanggan resmi tidak meminta pengguna memberikan informasi rahasia, seperti PIN transaksi, kode OTP, kata sandi akun, kode verifikasi, akses login, maupun data keamanan lainnya.

Selain itu, pengguna diminta tidak melakukan transfer dana ke rekening pribadi atas permintaan pihak yang mengaku sebagai layanan pelanggan. Permintaan terhadap data sensitif maupun pengalihan dana disebut sebagai indikasi yang perlu diwaspadai.

Dalam upaya penanganan masalah tersebut, Orderkuota menyatakan tengah melakukan pemantauan terhadap akun, nomor telepon, dan tautan di internet yang menggunakan nama perusahaan tanpa izin. Perusahaan juga melakukan pelaporan kepada pengelola platform digital terkait serta kanal pemerintah yang menangani laporan konten digital bermasalah.

Aprillya mengimbau pengguna untuk melakukan verifikasi informasi melalui aplikasi resmi sebelum mempercayai layanan bantuan yang ditemukan dari sumber lain.

“Kami mengimbau seluruh pengguna dan mitra untuk selalu melakukan verifikasi mandiri melalui aplikasi sebelum mempercayai informasi bantuan dari luar,” ujar Aprillya.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya