PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar, Suku Bunga Jadi 8 Persen

Anindita Trinoviana, Jurnalis
Kamis 20 Agustus 2026 16:00 WIB
PNM Siapkan Ekosistem Pembiayaan Mekaar. (Foto: dok PNM)
Share :

JAKARTA – Penyesuaian suku bunga PNM Mekaar menjadi 8 persen secara serius dipersiapkan untuk memasuki tahap implementasi. Setelah keputusan penyesuaian suku bunga diumumkan, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bersama kementerian/lembaga terkait kini bergerak cepat menyiapkan berbagai perangkat yang dibutuhkan agar manfaat pembiayaan yang lebih terjangkau dapat mulai dirasakan nasabah yang ditargetkan pada September 2026.

Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan penyesuaian suku bunga tidak berhenti pada keputusan, tetapi dapat diterapkan secara tepat sasaran dan berjalan efektif di lapangan. Pemerintah sebelumnya telah menyampaikan bahwa penyesuaian bunga PNM Mekaar menjadi sekitar 8 persen ditargetkan mulai berlaku pada awal September 2026.

Untuk mengejar target tersebut, sejumlah proses dipersiapkan secara simultan. Paralel dengan penyiapan Peraturan Menteri Keuangan (PMK), Kementerian Keuangan bersama PNM juga secara intensif sedang menyiapkan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) yang terkoneksi dengan mekanisme host to host.

Di sisi lain, PNM juga mulai menyiapkan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (KUMKM), sekaligus mengupayakan dukungan likuiditas dari bank-bank BUMN yang dikoordinasikan oleh Danantara.

Seluruh proses tersebut berjalan beriringan karena implementasi pembiayaan dengan bunga yang lebih terjangkau membutuhkan kesiapan ekosistem secara menyeluruh. Mulai dari landasan regulasi, mekanisme administrasi dan sistem, skema kerja sama pembiayaan, hingga kesiapan likuiditas perlu dipastikan berjalan dalam satu rangkaian yang seirama agar target implementasi pada September 2026 dapat terlaksana dengan baik.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya