6 Fakta Penerima Bansos Terindikasi Judol: Terbanyak di Jabar, Transaksi Miliaran, Mayoritas Berstatus Anak

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2026 07:05 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan 1.494.652 data penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terkait transaksi judi online (judol). (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

Selanjutnya, sekitar 458 ribu data berstatus kepala keluarga, sekitar 40 ribu data berstatus istri, dan lebih dari 23 ribu data berstatus cucu.

Sementara itu, sisanya berasal dari anggota keluarga dengan status lain, seperti menantu dan mertua.

“Jadi satu juta lebih data itu yang bermain judi itu adalah anaknya. Kemudian yang peringkat kedua adalah kepala keluarga, ini sebagian suaminya. Jadi yang suaminya itu ada sekitar 450.000 lebih,” ujar Joko.

3. Transaksi Tertinggi Tembus Rp2,68 Miliar

Kemensos juga menemukan nilai transaksi judi online yang bervariasi sepanjang 2025.

Joko mengatakan rata-rata nilai transaksi yang terdeteksi mencapai sekitar Rp1,9 juta per orang. Sementara transaksi terendah tercatat Rp5.000 dan yang tertinggi mencapai Rp2,68 miliar.

Kemensos masih mendalami transaksi dengan nilai terbesar tersebut, termasuk memastikan rekening yang digunakan untuk transaksi.

“Kalau rekening penerima bansos biasanya cuma untuk transfer kemudian diambil. Tapi sedang kami selidiki ini, apakah memang menggunakan rekening bansos atau tidak,” jelas Joko.

4. Jawa Barat Jadi Provinsi dengan Temuan Terbanyak

Berdasarkan wilayah, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah data terindikasi judi online terbanyak, yakni 336.579 data.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya