Penguatan daya saing industri nasional melalui implementasi FTA tersebut sekaligus mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya agenda melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.
Sementara, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dan berbasis data dalam melihat dampak FTA, termasuk untuk mengidentifikasi sektor industri yang terdampak serta menentukan strategi penguatan industri nasional.
Pemerintah juga mendorong penyusunan roadmap industrialisasi dan revitalisasi sektor manufaktur.
(Dani Jumadil Akhir)