Bantuan Pulihkan Desa Adat Sade Pascakebakaran, Airlangga Colek Purbaya

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2026 18:39 WIB
Bantuan Pulihkan Desa Adat Sade Pascakebakaran, Airlangga Colek Purbaya (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto merancang skema bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi bagi kawasan Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dilanda kebakaran pada Sabtu (22/8/2026).

Menurut Airlangga, skema pemulihan fisik dan dukungan pendanaan akan dimatangkan bersama kementerian teknis serta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

"Ya nanti tentu akan dibahas untuk rekonstruksi," kata Airlangga ditemui di kantor Kemenko Bidang Ekonomi, Jakarta, Senin (24/8/2026).

"(Soal insentif rekonstruksi), nanti akan dibahas dengan Menteri Keuangan (Purbaya)," imbuhnya.

Terkait bentuk stimulus bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengrajin lokal yang terdampak kehilangan mata pencaharian, Airlangga menegaskan bahwa opsi bantuan yang disiapkan tidak berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR), melainkan mekanisme khusus pemulihan bencana.

"Kalau rehabilitasi kan bukan KUR. Rehabilitasi nanti kita carikan yang berbeda," jelasnya.

 

Desa Adat Sade dikenal luas sebagai perkampungan tradisional Suku Sasak yang menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Lombok.

Sekadar informasi, kebakaran yang melalap kawasan tersebut pada Sabtu malam pukul 22.05 WITA memusnahkan 75 rumah adat, 69 artshop, 8 lumbung alang, serta berbagai fasilitas adat.

Peristiwa tersebut juga menghanguskan peninggalan bersejarah seperti benda pusaka, alat musik ritual, hingga naskah kuno berbahasa Sanskerta.

Saat ini, Kementerian Kebudayaan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan NTB tengah menerjunkan tim untuk mendata kerusakan dan menyusun skema pemulihan agar proses rekonstruksi tetap menjaga keaslian serta nilai tradisi budaya Sasak.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya