Keseimbangan tersebut juga menjadi penting bagi daya saing pelaku industri lokal. William melihat platform domestik perlu tetap memiliki ruang untuk mengembangkan produk yang relevan, terutama ketika berhadapan dengan platform offshore yang memiliki fleksibilitas lebih besar dalam menghadirkan inovasi baru.
Selain regulasi, William menilai likuiditas juga selalu menjadi dasar penting bagi pertumbuhan pasar domestik. Menurutnya, salah satu tugas utama industri adalah membuat perpindahan antara mata uang fiat dan aset kripto semakin mudah, sekaligus membangun infrastruktur dan pengalaman pengguna yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Stablecoin juga dinilai akan memainkan peran semakin besar sebagai penghubung antara sistem keuangan konvensional dan ekonomi on-chain, terutama karena memberikan jalur yang lebih familiar bagi pengguna untuk masuk ke ekosistem aset digital.
“Yang paling penting ke depan adalah bagaimana kita membangun likuiditas, user experience (UX), dan infrastruktur yang semakin baik. Dengan teknologi yang terus berkembang, sekarang tantangannya adalah membuat ekosistem kripto semakin mudah diakses dan relevan bagi lebih banyak orang,” tambahnya.
William juga menekankan bahwa prinsip dasar blockchain tetap berkaitan dengan sovereignty atau kemampuan individu untuk memiliki kontrol lebih besar terhadap asetnya. Karena itu, edukasi menjadi penting agar semakin banyak masyarakat dapat memahami bukan hanya potensi investasi, tetapi juga cara kerja dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi tersebut secara bijak.
(Dani Jumadil Akhir)