3 Skenario Gerak IHSG Pasca Anjlok dan Isu MSCI

Anggie Ariesta, Jurnalis
Senin 19 Oktober 2026 08:03 WIB
IHSG Pekan Ini (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini berpotensi mengalami koreksi lebih lanjut maupun memicu perlawanan teknis (technical rebound). Laju IHSG berada dalam bayang-bayang tekanan usai anjlok tajam pada akhir pekan lalu akibat respons pasar terhadap isu reklasifikasi status pasar modal Indonesia oleh MSCI.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Ardy Irianto Subekti mengatakan bahwa terbentuknya celah penurunan (gap down) serta pelemahan mendalam hingga menembus batas pendukung (support) penting membuat posisi IHSG masih berada dalam kecenderungan melemah (bearish).

“Penurunan yang dalam membuka peluang technical rebound, namun arah selanjutnya bergantung pada arus dana asing dan respons otoritas terhadap isu MSCI serta stabilitas harga minyak,” kata Ardy dalam analisisnya, Senin (19/10/2026).

IPOT memetakan potensi laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke dalam tiga skenario utama. Pada skenario moderat, IHSG diproyeksikan bergerak mendatar guna mencari titik terendah (bottoming) pada rentang 5.180 hingga 5.450. 

Hal ini disebabkan pasar masih memerlukan waktu untuk mencerna sentimen isu MSCI, meskipun aksi akumulasi beli bersih (net buy) investor asing pada saham BBCA yang mencapai Rp473,3 miliar dalam sepekan menjadi sinyal awal masuknya aksi bottom fishing. 

Dalam kondisi konsolidasi ini, strategi yang disarankan bagi para pelaku pasar adalah menunggu konfirmasi terbentuknya pola candle bullish yang disertai lonjakan volume di atas level 5.233.

Sementara itu, pada skenario optimis, IHSG memiliki peluang untuk berbalik menguat (rebound) menuju target level 5.600, bahkan membuka ruang untuk menutup celah (gap) di kisaran 5.800-an. 

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya