Kedua narasumber menekankan bahwa konsistensi penerapan regulasi dan keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam membangun kembali kepercayaan investor domestik maupun internasional.
- Hendra mengingatkan investor agar tidak terburu-buru membeli saham hanya karena harganya telah turun tajam.
- Menurut dia, keputusan investasi perlu mempertimbangkan risiko pasar, prospek emiten, kondisi likuiditas, serta perkembangan kebijakan regulator.
Ia menilai peluang pemulihan masih terbuka karena usulan reklasifikasi MSCI belum menjadi keputusan final. Namun, pemulihan kepercayaan membutuhkan bukti pembenahan yang nyata.
- Di sisi lain, BEI terus mendorong peningkatan literasi dan ketahanan investor melalui edukasi pasar modal, termasuk kegiatan Ring the Bell for Financial Literacy 2026 pada Rabu (14/10/2026).
Hendra menekankan pentingnya menjaga modal dan likuiditas di tengah volatilitas pasar. Menurut dia, investor perlu menunggu bukti penerapan regulasi yang konsisten sebelum mengambil keputusan investasi dengan risiko lebih tinggi.
(Feby Novalius)