JAKARTA - Partisipasi PT Astra International Tbk (Astra) menghasilkan potensi transaksi senilai Rp104,9 miliar dalam gelaran Trade Expo Indonesia 2026. Nilai tersebut terdiri dari potensi transaksi ekspor sebesar Rp103,14 miliar dan kerja sama dengan jaringan ritel senilai Rp1,76 miliar.
Potensi transaksi tersebut tercatat dalam 12 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dan 19 letter of intent (LoI).
Dalam kesepakatan ini, berbagai produk yang ditawarkan meliputi komoditas pertanian, kopi, teh, kakao, hasil perikanan, gula aren, hingga produk olahan pangan dan minuman yang menjangkau calon mitra di pasar internasional maupun ritel dalam negeri.
"Ini salah satu wujud nyata kolaborasi multipihak dalam memperluas jangkauan produk UMKM ke pasar global. Astra berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM untuk terus mengembangkan potensi dan produk unggulannya agar semakin berdaya saing, mampu menjangkau pasar yang lebih luas, serta menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi bangsa," Executive in Charge Astra Boy Gemino Kalauserang dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).
Sepanjang gelaran Trade Expo Indonesia 2026, terlaksana sejumlah kesepakatan ekspor di antaranya komoditas kakao dari Desa Sejahtera Astra Sikka, Nusa Tenggara Timur untuk pasar Australia, serta teri nasi (anchovy) dari Desa Sejahtera Astra Jepara untuk pasar Jepang.
Berikutnya, pinang dari Desa Sejahtera Astra Jambi mencatatkan kesepakatan untuk pasar India, disusul green bean kopi dari Desa Sejahtera Astra Cikoneng untuk pasar Inggris, ekstrak bunga telang dari UMKM Optima Global Harmoni binaan Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra untuk pasar Korea, dan herbs and spices dari Desa Sejahtera Astra Banyuwangi untuk pasar Pakistan.