“Industrial AI dibangun di atas struktur Role Based Access Control (RBAC), keamanan data privat perusahaan, memahami workflow secara presisi, dan mampu beradaptasi cepat terhadap workflow baru,” ujar Elroy, Jumat (23/10/2026).
Menurut dia, pemanfaatan teknologi tersebut tidak cukup hanya dengan mengotomatisasi pekerjaan. Perusahaan juga perlu memastikan sistem baru dapat terhubung dengan infrastruktur yang sudah digunakan, tanpa mengabaikan keamanan dan kendali atas data.
Pengalaman transformasi sistem informasi di sektor ritel menunjukkan pentingnya integrasi tersebut. Sistem transaksi, pengelolaan stok, data pelanggan, dan keamanan informasi perlu saling terhubung agar perusahaan dapat memantau operasional secara lebih menyeluruh.
Pengalaman itu juga memperlihatkan bahwa pembenahan teknologi tidak semata-mata berkaitan dengan pengadaan perangkat lunak baru. Perusahaan perlu mengevaluasi proses bisnis, mengidentifikasi hambatan operasional, serta menentukan sistem yang benar-benar dibutuhkan.
Ke depan, tantangan transformasi digital terletak pada kemampuan perusahaan mengadopsi teknologi secara terukur. Integrasi data, keamanan informasi, kesiapan sumber daya manusia, dan pengelolaan perubahan menjadi faktor penting agar investasi teknologi dapat memberikan manfaat nyata bagi produktivitas dan efisiensi usaha.
(Taufik Fajar)