JAKARTA - Akibat 20 kementerian dan lembaga (K/L) lambat menyerap anggaran, kas pemerintah masih cukup tinggi. Per 7 Juli kemarin, posisi kas pemerintah adalah sebesar Rp156 triliun.
"Posisi kas kita Rp156 triliun per 7 Juli kemarin. Ini karena masih ada 20 K/L yang penyerapan APBN-nya belum tinggi," kata Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo usai menjadi keynote speech di Seminar Reformasi Sektor Keuangan untuk Memperkuat Fondasi, Daya Saing, Stabilitas Perekonomian Nasional, di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (8/7/2010).
Sayangnya, Agus tidak menyebutkan 20 K/L yang lambat menyerap dana yang sudah dianggarkan tersebut. "Ada 20 K/L, nama-namanya saya lupa, tapi kita akan monitor dan ingatkan," elaknya.
Apabila hingga akhir tahun anggaran tersebut masih belum maksimal diserap K/L tersebut, Menkeu menyebutkan telah menyiapkan punishment untuk K/L tersebut.
"Kami mengharapkan anggaran dari APBNP 2010 dapat diserap dengan baik. Kami sudah bilang ke K/L tersebut, kalau tidak bisa menyerap anggaran dananya di 2010, maka di 2011 akan dikenakan semacam reward dan punishment," paparnya.
Dia mengemukan alasan K/L tersebut lambat menyerap anggaran adalah karena umumnya mereka dalam proses tender, atau proses pembebasan lahan, serta hal teknis lainnya.
"Jadi memang kami mengharapkan semua betul-betul fokus dalam merealisasikan anggaran. Dan kami tekankan kami merealisasikannya itu harus efektif berkualitas dan jangan sampai terjadi praktek-praktek yang tidak sehat dan tidak pruden dan KKN. Itu harus dijalankan dengan baik," ungkapnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.