JAKARTA - Bank of New York Mellon menyatakan ketertarikannya menjadi wali amanat dari global bond yang akan diterbitkan oleh PT Pertamina (Persero).
Hal tersebut diungkapkan Managing Director Representative Office Country Executive BNY Mellon, Ngurah Budi Sanjaya, saat berkunjung ke Gedung BEI, di Jakarta, Kamis (22/7/2010).
"Prospek bisnis Pertamina bagus, sebagai perusahaan besar Bank of New York Mellon tidak ragu untuk mengambil bagian Sebagai wali amanat dana hasil obligasi dolar Pertamina," katanya.
Kendati demikian, meski tertarik, Ngurah mengatakan belum ada pembicaraan khusus dengan pihak Pertamina soal tawaran ini.
Selain Pertamina, Indosat dan Global Mediacom juga berencana menerbitkan global bond. Tetapi untuk kedua emiten itu, Ngurah mengatakan belum tahu akan mengambilnya atau tidak.
"Belum tahu akan ambil bagian atau tidak, karena belum mendengar kabar lebih lanjut. Sedangkan global bond Berau Coal Energy sudah hampir rampung, jadi sudah tidak sempat," pungkasnya.
Sekadar informasi, Pertamina dikabarkan akan mencatatkan obligasi berdenominasi dolar (global bond) pada Juni kemarin di New York Stock Exchange (NYSE).
Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan beberapa waktu lalu mengatakan, obligasi pertamina ini rencananya diterbitkan senilai USD1,5 miliar-USD3 miliar.
"Tetapi karena sudah mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga dua kali, maka perseroan memilih menerbitkan paling banyak USD3 miliar," jelas Karen beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, untuk menarik minat pembeli asing, Pertamina sudah menggelar roadshow global bond-nya ini di luar negeri pada Maret lalu. "Dan minggu ini sedang masuk dalam tahap penawaran harga," ungkapnya.
Karen menambahkan, global bond ini diterbitkan karena perusahaan minyak pelat merah itu butuh dana untuk investasi di sektor hulu (upstream) sekitar Rp30,8 triliun, atau menghabiskan sekitar 70 persen dari anggaran belanja modal (capital expediture/capex) 2010 yang sebesar Rp44 triliun.
Selain itu, Karen juga mengungkapkan jika Pertamina juga telah menunjuk HSBC securities, Citi Securities, dan Credit Suisse Securities sebagai penjamin pelaksana emisi global bond tersebut.
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.