JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) semakin jaya sore hari ini dan hampir ditutup diangka psikologis 3.700. Aura postif dari bursa regional dan global ditambah dengan penguatan saham-saham unggulan membuat IHSG berjaya dengan mencetak 39 poin.
IHSG, Rabu (29/12/2010) sore ditutup melejit 39,22 poin atau 1,07 persen ke 3.699,22. Indeks LQ45 sendiri melejit tujuh poin ke 660,85 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,86 poin ke 530,05.
Hari ini nilai transaksi tercatat sebesar Rp2,963 triliun dengan volume 2,627 miliar lembar saham. Sebanyak 158 saham menguat, 57 saham melemah, dan 102 saham tidak mengalami perubahan harga. Sementara itu, transaksi asing tercatat net buying Rp131,86 miliar.
Jelang akhir pedagangan tahun ini, indeks Asia justru semakin bersemangat. Indeks Nikkei 225 naik 51,91 poin atau 0,5 persen ke 10.344,54, Hang Seng pun melejit 347,57 poin atau 1,54 persen ke 22.969,3 dan Strait Times naik 21,77 poin atau 0,68 persen ke 3.205,47.
Senada dengan Asia, bursa Eropa pun percaya diri melangkah di awal perdagangannya. Indeks FTSE 100 naik 3,33 poin atau 0,06 persen ke 6.012,17, CAC 40 naik 24,59 poin atau 0,64 persen ke 3.883,44 dan DAX naik 23,61 poin atau 0,33 persen ke 6.995,4.
Sektor penopang indeks serempak berada di jalur hijau. Penguatan tertinggi masih dialami oleh sektor pertambangan yang naik 37 poin, sektor perkebunan naik 21 poin, dan sektor konsumsi naik 16,38 poin.
Saham-saham yang bergerak menguat (top gainers) diantaranya PT Multibreeder Adirama Tbk (MBAI) naik Rp750 ke Rp14.950, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp650 ke Rp22.650, PT Astra Internasional Tbk (ASII) naik Rp550 ke Rp54.000, dan PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik Rp500 ke Rp9.000.
Sedangkan saham-saham yang bergerak melemah (top lossers) diantaranya PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) turun Rp200 ke Rp3.100, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp150 ke Rp50.950 dan PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp100 ke Rp16.200.(adn)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.