SOLO - Kesejahteraan petani beberapa tahun terakhir ini dinilai menurun tajam. Adapun penurunan hingga lebih dari 50 persen, terutama sejak dihilangkan penyuluh pertanian.
"Padahal penyuluh pertanian sebagai pendamping petani sangat penting dan diperlukan. Keberadaan pendamping pertanian mengajari tidak hanya bercocok tanam saja, tetapi termasuk pengolahan dan penjualan. Sekaligus pengelolaan keuangan usai mendapatkan keuntungan," jelas Staf Ahli Bidang Sosial Kementerian Sosial Gunawan Sumodiningrat menyatakan kepada wartawan seusai tampil sebagai pembicara seminar Membangun Negara Agraris, di Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (18/4/2012).
Menurut Gunawan, sekarang saat petani mendapatkan keuntungan dari hasil pertanian, tidak ada yang mengajari bagaimana mengelola keuangannya.
"Pada waktu untung, nggak ada yang ngajari. Pendapatannya dibawa ke mana, mereka umumnya tidak bisa mengelola keuangannya. Sehingga apa yang terjadi selanjutnya, tidak bisa meningkatkan kesejahteraannya," ungkapnya.
Oleh karena itu, Gunawan mengusulkan kepada kabupaten di daerah agar membentuk kembali pendamping atau penyuluh pertanian, juga membentuk lembaga pengelola keuangan milik masyarakat. "Dan lembaga keuangan itu berasal dari masyarakat sendiri," sarannya.
Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa sejak reformasi, pendamping atau penyuluh pertanian dihilangkan. Keberadaan penyuluh pertanian kemudian diserahkan kepada masing-masing daerah. Karena menyangkut kebijakan otonomi daerah. "Karena itu, tidak setiap daerah memiliki penyuluh atau pendamping pertanian," jelasnya.
Pada kesempatan itu, Gunawan mencontohkan daerah yang memiliki pendamping pertanian, bisa dipastikan daerah tersebut menjadi daerah surplus dan kesejahteraan petaninya baik. Lain halnya bila daerahnya tidak memikirkan adanya pendamping pertanian.
"Tetapi sekarang ini daerah yang memiliki pendamping pertanian minim sekali. Kalaupun ada, umumnya hanya di Jawa. Di luar Jawa, hampir tidak ada," jelasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.