JAKARTA - Guna mengembangkan bisnisnya, PT Megapolitan Development Tbk (EMDE) mengincar lahan di wilayah Sentul, Bogor untuk mengakuisisi lahan seluas 30 hingga 50 hektare (ha).
Direktur Megapolitan Development, Fanny S Sutanto mengatakan, nantinya lahan ini dijadikan kawasan hunian terpadu guna mendongkrak penjualan perseroan.
"Kami siapkan belanja modal Rp800 miliar. Rencana ini kami jalankan pada awal tahun 2015," ucap Fanny dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (24/6/2014).
Hingga saat ini, EMDE telah memilki lahan seluas 200 ha di wilayah Sentul, Bogor. Fanny menambahkan, saat ini proses yang sedang berjalan masih dalam tahap pembicaraan dengan pihak pemilik tanah.
"Bila berhasil melakukan aksi ini, bukan tidak mungkin jumlah land bank kami secara keseluruhan akan menjadi 680 hingga 700 ha," paparnya.
Menurut dia, dari total land bank tersebut, sekitar 350 ha merupakan lahan yang sudah dikembangkan, EMDE masih memilki sisa lahan sekitar 300 ha yang dapat dikembangkan menjadi produk properti yang positif.
Sementara itu, dengan ragam proyek yang sedang dikembangkan, EMDE berambisi untuk meningkatkan raihan pra penjualannya atau marketing sales sebesar 25 persen menjadi Rp662,5 miliar pada tahun ini. Padahal sepanjang tahun 2013 lalu, EMDE hanya berhasil meraih angka pra penjualan sebesar Rp530 miliar.
Fanny menjelaskan, porsi terbesar dalam raihan penjualan pada tahun ini akan tetap bertumpu pada development income, dimana dalam segmen bisnis ini diproyeksikan dapat mencapai 80 persen atau sekitar Rp530 miliar.
"Sementara 20 persen sisanya dihasilkan dari segmen pendapatan berulang," pungkasnya.
(Widi Agustian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.