Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Turun 35%, Ekspor Karet RI Mulai Lesu

Wahyudi Aulia Siregar , Jurnalis-Kamis, 18 September 2014 |18:56 WIB
 Turun 35%, Ekspor Karet RI Mulai Lesu
Ilustrasi petani karet: (Foto: Okezone)
A
A
A

MEDAN – Realisasi ekspor komoditi Karet Sumatera Utara pada periode Januari-Agustus 2014, tercatat sebesar USD267,98 juta. Jumlah itu menurun 35,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencapai USD417,28 juta.

Kepala Seksi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Sumut, Fitra Kurnia mengatakan, penurunan realisasi ekspor ini, disebabkan oleh penurunan kegiatan ekspor yang dilakukan para pengusaha.

“Ada dampak dari penurunan harga karet di pasar internasional. Ada pengusaha yang memilih untuk tidak melakukan ekspor. Sembari menunggu kenaikan harga di pasar internasional,”jelas Fitra, Kamis (18/9/2014).

Sementara itu dari sisi produksi, lanjut Fitra, masih berjalan cukup baik. Terlihat dari penurunan harga persentase volume ekspor masih lebih rendah dibandingkan nilai ekspornya. “Apalagi memang stok di tingkat petani cukup banyak, karena memang kegiatan ekspor sepanjang tahun ini cenderung lesu,” tukas dia.

Sekadar informasi, berdasarkan surat keterangan asal (SKA) yang mereka terbitkan, volume ekspor karet Sumut para periode Januari-Agustus 2014, hanya sekitar 134.125 ton. Turun jika dibandingkan periode Januari-Agustus 2013, yang telah mencapai 156.366 ton.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement