Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Naik 28 Poin, 201 Saham Menguat

Rizkie Fauzian , Jurnalis-Senin, 24 November 2014 |12:12 WIB
IHSG Naik 28 Poin, 201 Saham Menguat
IHSG Naik 28 Poin, 201 Saham Menguat (Ilustrasi: Reuters)
A
A
A

 JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada jeda makan siang ini. IHSG naik 28,99 poin atau 0,6 persen ke 5.141,03.

Pada penutupan sesi I, Senin (24/11/2014), sebanyak 201 saham menguat, 105 saham melemah, dan 64 saham stagnan. Siang ini, telah terjadi transaksi sebesar Rp2,4 triliun dari 3,42 miliar lembar saham diperdagangkan.

 

Indeks LQ45 naik 6,85 poin atau 0,8 persen menjadi 885,41, Jakarta Islamic Index (JII) melemah 7,28 poin atau 1,1 persen menjadi 684,80, indeks IDX30 naik 2,90 poin atau 0,6 persen menjadi 454,21, dan indeks MNC36 naik 1,81 menjadi 277,37.

Sektor-sektor penggerak IHSG kompak menguat, dengan penguatan terbesar adalah sektor industri dasar, pertambangan, aneka industri yang masing-masing naik 1 persen.

Di Asia, indeks Nikkei naik 56,65 poin atau 0,33 persen menjadi 17.357,51, indeks Hang Seng naik 438,85 poin menjadi 23.875,97, dan indeks Straits Times melemah 0,05 persen ke 3.343,66.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) naik Rp250 ke Rp12.900, saham PT Multi Prima Sejahtera Tbk (LPIN) naik Rp200 ke Rp6.000, saha PT Indocemen Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) naik Rp150 ke Rp24.400.

Sedangkan saham-saham yang berada dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp450 menjadi Rp62.200, saham PT Trada Maritime Tbk (TRAM) turun Rp345 menjadi Rp1.040, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp325 menjadi Rp31.075.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement