Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gedung LKPP Baru Bernilai Rp139 Miliar

Fhirlian Rizqi Utama , Jurnalis-Selasa, 08 Desember 2015 |13:13 WIB
Gedung LKPP Baru Bernilai Rp139 Miliar
Gedung Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)
A
A
A

JAKARTA - Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menghabiskan dana untuk pembangunan gedung barunya senilai Rp139,1 miliar.

"Nilai konstruksinya saja Rp123 miliar, ditambah interiornya itu sekitar Rp16,1 miliar," kata Kepala LKPP Agus Prabowo, usai meresmikan gedung baru di Komplek Rasuna Epicentrum, Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2015).

Dipilihnya kawasan Rasuna Epicentrum sebagai lokasi pembangunan gedung LKPP dikarenakan harga tanah yang lebih rendah dibanding harga tanah di pusat-pusat pemerintahan.

"Tadinya kami ingin di pusat pemerintahan, dekat Bappenas misalnya, tapi ternyata harga tanahnya yang mahal. Maka akhirnya kita ambil peluang di kawasan epicentrum ini," tambah Agus.

Agus menambahkan, gedung LKPP ini menjadi satu-satunya gedung lembaga pemerintahan yang berdiri di antara himpitan gedung milik lembaga swasta, seperti hotel, apartemen, mal, dan perkantoran.

"Nah kalau kita jadi satu-satunya kan menarik, karena kita juga ingin tunjukkan ke masyarakat bahwa ada lembaga pemerintahan yang berbeda, itu terlihat dari gedung baru kita," tuturnya.

Gedung bergaya modern dan memiliki karakter kuat dengan berbentuk segitiga tersebut, merupakan karya arsitek dalam negeri Ardi Jahya dari PT Airmas Asri yang juga bekerjasama dengan Ikatan Arsitek Indonesia.

Ardi Jahya didaulat sebagai arsitek pembangunan gedung berlantai 13 itu, setelah memenangkan sayembara desain gedung yang diadakan oleh LKPP tahun 2012 lalu. Tak tanggung-tanggung, hadiahnya mencapai Rp400 juta.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement