JAKARTA - PT Metropolitan Land Tbk (MLTA) tahun ini mematok target penjualan sebesar Rp1,3 triliun. Meskipun penjualan properti masih terasa lesu, perseroan yakin target tersebut bisa tercapai.
Presiden Direktur Thomas J Angfendy megatakan, ada beberapa kebijakan yang diyakini bisa mendorong kinerja perseroan, seperti pelonggaran Loan to Value (LTV) dan penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI). (Baca juga: Laba Metropolitan Land Turun 20%)
Namun bukan hanya itu saja, menurutnya, wacana kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) juga akan memberikan pengaruh besar terhadap penjualan properti.
"Sekarang kan orang-orang sedang menunggu tax amnesty. Pasti ada (pengaruh), terlebih untuk lokal-lokal buyer. Ada pengaruh juga dari lokal buyer," tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Senin (20/6/2016).
Thomas juga mengatakan, pihaknya merasa optimis lantaran Metropolitan Mall juga memiliki penjualan properti kelas menengah ke atas. (Baca juga: Harga Tanah Bisa Dongkrak Capital Gain Properti)
"Produk kita ada yang harganya Rp3-4 miliar harganya. Itu pasti. Dengan pelongaran ini ya paling bisa capai target," imbuhnya.
Sekedar catatan, hingga Mei penjualan MLTA pada 2016 telah mencapai Rp622 miliar. Angka tersebut mencapai 48 persen target target penjualan yang dipatok perseroan tahun ini sebesar Rp1,3 triliun.
(Rizkie Fauzian)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.