Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Palangkaraya Jadi Ibu Kota Negara? Bisa!

Trio Hamdani , Jurnalis-Rabu, 12 April 2017 |11:56 WIB
Palangkaraya Jadi Ibu Kota Negara? Bisa!
Ilustrasi: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Sejak jaman Pemerintah Presiden Pertama Republik Indonesia, sudah muncul wacana pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta. Presiden Pertama RI Soekarno pun memiliki mimpi memindahkannya ke Palangkaraya.

Salah seorang arsitek yang mengetuai Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Ahmad Djuhara pun mengatakan, bukan hal yang tidak mungkin jika Ibu Kota Negara nantinya dipindahkan ke Palangkaraya. Apalagi dengan kemajuan teknologi saat ini.

"Kalau dilihat dari infrastruktur, terus terang saya kira butuh studi lebih lanjut ya. Tapi kalau dengan teknologi bukan enggak bisa mereka, asal pemimpinnya bilang maju, maju semua dan studi semuanya. Apa yang nggak bisa," kata Ketua Umum IAI Ahmad Djuhara dihubungi Okezone.

Dia pun menceritakan pengalamannya saat berkunjung ke kota Palangkaraya. Sejumlah masyarakat di sana meyakini, pada saatnya Ibu Kota Negara yang saat ini berada di Jakarta akan pindah ke daerah lain, tidak menutup kemungkinan dipindahkan ke Palangkaraya.

Namun, pada akhirnya, semua bergantung dengan keputusan dan sikap presiden. Keberhasilan pemindahan Ibu Kota Negara pun menurutnya ada di pundak seorang pemimpin tertinggi negara. Seperti dicontohkannya keberhasilan pemimpin Brazil memindahkan Ibu Kota Negaranya.

"Jadi sebuah tekad itu Brasilia itu kota baru, karena niat seorang presiden. Nah semua keputusannya, keputusan sejarah. Kalau dilihat itu Soekarno (pernah) memikirkan (pemindahan Ibu Kota Negara) itu karena bisa jadi dia punya teman-teman yang berpikir sama mengenai sejarah arsitektur," tambahnya.

(Rizkie Fauzian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement