Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kembali Melempem, Rupiah 'Mendarat Darurat' di Rp13.338/USD

Martin Bagya Kertiyasa , Jurnalis-Rabu, 26 Juli 2017 |18:13 WIB
Kembali Melempem, Rupiah 'Mendarat Darurat' di Rp13.338/USD
Ilustrasi Rupiah. (Foto: Okezone/Dede)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup kembali melemah. Rupiah nampak masih nyaman berada di level Rp13.000 per USD sejak sebulan terakhir ini.

Melansir Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange rate di pasar Asia melemah 11 poin atau 0,08% menjadi Rp13.338 per USD. Adapun pergerakan Rupiah hari ini, berada di kisaran Rp13.325-Rp13.343 per USD.

Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 11 poin atau 0,08% menjadi Rp13.334 per USD. Dalam pantauan Yahoofinance, Rupiah bergerak di antara Rp13.323 per USD hingga Rp13.340 per USD.

Sedangkan Bank Indonesia (BI) dalam kurs Jakarta Interspot Dollar Exchange alias Jisdor, Rupiah melemah 24 poin. Kurs tengah BI hari ini berada di angka Rp13.334 per USD dari sebelumnya Rp13.320 per USD.

Adapun harga jual yang ditawarkan oleh BI, berada di angka Rp13.401 per USD. Sementara untuk harga beli, berada di angka Rp13.267 per USD.

Diteropong dari Letak Geografis, Kalimantan Paling Aman untuk Ibu Kota Baru

 

JAKARTA - Pemerintah berencana memisahkan pusat pemerintahan (ibu kota) dengan pusat bisnis. Bahkan kini pemerintah tengah serius mengkaji dengan matang untuk bisa merealisasikan rencana tersebut.

 

Belakangan bahkan terdengar kabar jika ada tiga kota yang akan menjadi calon kuat pusat pemerintahan yang baru. Di mana, kesemua kotanya terletak di Kalimantan.

 

Director Head of Research and Consultants Savills Indonesia Anton Sitorus mengatakan, rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan dinilai menjadi langkah yang tepat. Hal itu tentunya jika dilihat dari kondisi geografis dan kerawanan terhadap bencana.

 

Menurut Anton, jika dilihat dari letak geografis, Kalimantan dinilai sebagai tempat yang tepat untuk ibu kota baru. Pasalnya letak Kalimantan dinilai sangat strategis karena dekat dengan pulau lain dan negara lain yang ada di sekitarnya.

 

"Kalimantan secara lokasi cukup sentral dan strategis menurut saya," ujarnya dalam acara Media Briefing di Panin Tower, Jakarta, Rabu (26/7/2017).

 

Selain itu lanjut Anton, secara ketahanan bencana, Kalimantan juga dinilai cukup bagus. Karena sebelumnya, Mantan Presiden Indonesia Seokarno yang merupakan seorang arsitek juga pernah menilai jika kondisi Kalimantan yang cukup bagus dan aman.

 

"Dan sebenarnya pun wacana pemindahan ibu kota itu kan dari zaman Soekarno, pada zaman itu motivasi ya adalah karena Jakarta berada di jalur gempa. Soekarno sebagai seorang arsitek dia mempelajari posisi yang tepat, dan kalau dilihat secara geografis juga Kalimantan relatif aman," jelasnya.

Kembali Melempem, Rupiah 'Mendarat Darurat' di Rp13.338/USD

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup kembali melemah. Rupiah nampak masih nyaman berada di level Rp13.000 per USD sejak sebulan terakhir ini.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement