SEMARANG - Pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki target menyambung jalan tol Jakarta-Surabaya yang sudah dimulai pada 1988 selesai pada 2018. Di dalam road map jalan tol Jakarta-Surabaya tercatat total panjang jalan tol mencapai 745 kilometer (km).
Mengutip data Kementerian PUPR yang terpampang di papan dalam peresmian jalan tol Semarang-Solo seksi III Bawen-Salatiga, Senin (25/9/2017), ada sejumlah ruas tol Jakarta-Surabaya yang sudah beroperasi, namun ada juga yang belum.
Baca juga: Tol Bawen-Salatiga Beroperasi, Menteri PU: Selanjutnya Salatiga-Solo!
Untuk ruas tol yang sudah beroperasi diantaranya, Jakarta-Cikampek sepanjang 71 km yang operasi sejak 1988. Tol ini pun terus tersambung ke ruas tol Palimanan-Kanci sepanjang 26 km yang operasi sudah dilakukan sejak 1998.
Dari Kanci, tol terus tersambung sampai ke Pejagan. Di ruas tol Kanci-Pejagan telah dioperasikan tol sepanjang 34 km sejak 2010. Kemudian lanjut ke ruas tol Semarang-Solo (73 km) seksi Semarang-Ungaran sepanjang 11 km dan Surabaya-Mojokerto (36 km) seksi Waru-Sepanjang sepanjang 2 km yang operasinya sudah dilakukan pada 2011.
Baca juga: Diresmikan Presiden, Tarif Tol Bawen-Salatiga Rp17.500
Tol itu tersambung dengan ruas tol Kertosono-Mojokerto (41 km) di mana seksi Bandar-Jombang sepanjang 15 km dan Semarang-Solo (73 km) seksi Ungaran-Bawen sepanjang 12 km juga sudah dioperasikan sejak 2014.
Lanjut ke ruas tol Cikampek-Palimanan dengan panjang 116 km sudah beroperasi sejak 2015. Tersambung terus sampai ruas tol Surabaya-Mojokerto (36 km) untuk seksi Krian-Mojokerto sudah bisa dioperasi sejak 2016.
Untuk ruas tol Pejagan-Pemalang (58 km) seksi Pejagan-Brebes Timur sepanjang 20 km operasi sejak Juni 2016. Terus sambung sampai ke Kertosono-Mojokerto (41 km) seksi Mojokerto Barat-Penompo sepanjang 5 km operasi sejak Desember 2016.
Baca juga: Mirip Pemandangan di Swiss, Begini Keindahan Tol Bawen-Salatiga
Kemudian di bulan ini ruas tol Kertosono-Mojokerto seksi Jombang-Mojokerto Barat sepanjang 20 km dan Semarang-Solo seksi Bawen-Salatiga sepanjang 18 km yang ditargetkan mulai operasi pada September 2017.
Secara total untuk ruas tol Jakarta-Surabaya yang sudah dioperasikan sejak 1998 hingga kini ada 368 km jalan tol.
Untuk terus menyambungkan ruas tol Jakarta-Surabaya atau biasa disebut dengan Trans Jawa ada beberapa target ruas tol lainnya yang menjadi target pemerintah bisa diselesaikan hingga 2018.
Seperti ruas tol Surabaya-Mojokerto (36 km) seksi 1B, 2 dan 3 sepanjang 16 km yang di target operasi pada Oktober 2017.
Kemudian, Solo-Ngawi panjang 90 km, Pejagan-Pemalang seksi Pejagan-Berebes Timur panjang 37 km, Ngawi-Kertosono seksi Ngawi-Nganjuk panjang 50 km, Batang-Semarang seksi Batang-Batang Timur panjang 3 km, Pemalang-Batang seksi Sewaka-IC Pemalang panjang 6 km, keseluruhan ditargetkan operasi pada Desember 2017
Pemalang-Batang seksi IC Pemalang-Batang sepanjang 33 km, Batang-Semarang seksi Batang Timur-Semarang panjang 72 km rencana operasi Juni 2018. Semarang-Solo (73 km) seksi Salatiga-Kartasura panjang 33 km target operasi pada September 2018
Terakhir ada ruas tol Ngawi-Kertosono (87) km seksi Saradan-Kertosono panjang 37 km operasi pada 2018. Total ruas tol yang masih belum operasi masih ada 377 km lagi.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.