Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Makin Kuat, Naik 25 Poin ke 5.904

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Rabu, 26 September 2018 |12:32 WIB
IHSG Makin Kuat, Naik 25 Poin ke 5.904
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bertahan di zona hijau pada penutupan perdagangan sesi I. Pasar saham Indonesia ditutup naik 29,97 poin atau 0,51% ke level 5.904,27.

Menutup perdagangan sesi I, Rabu (26/9/2018), ada 187 saham menguat, 141 saham melemah, dan 111 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,34 triliun dari 6,51 miliar lembar saham diperdagangkan.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1% 

Indeks LQ45 naik 7,26 poin atau 0,8% menjadi 933,87, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 5,58 poin atau 0,9% ke 653,24, indeks IDX30 naik 4,20 poin atau 0,8% ke 511,18 dan indeks MNC36 naik 2,22 poin atau 0,7% ke 333,94.

Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak menguat dengan sektor konsumer memimpin penguatan sebesar 0,8%. Sedangkan sektor perdagangan turun 0,5%.

Baca Juga: Balik Arah, IHSG Naik 7 Poin ke 5.881

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik Rp95 atau 18,27% ke Rp615, saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) naik Rp25 atau 12,82% ke Rp220 dan saham PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) naik Rp60 atau 8,33% ke Rp780.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1% 

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) turun Rp55 atau 9,24% ke Rp540, saham PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK) turun Rp14 atau 8% ke Rp161, dan saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) turun Rp12 atau 7,02% ke Rp159.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement