Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tancap Gas, IHGS Naik 10 Poin ke 5.883

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |09:14 WIB
Tancap Gas, IHGS Naik 10 Poin ke 5.883
Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona hijau pada pembukaan perdagangan pagi ini. Pasar saham Indonesia dibuka naik 10 poin atau 0,18% ke level 5.883,92.

Membuka perdagangan, Kamis (27/9/2018), ada 81 saham menguat, 36 saham melemah, dan 113 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp54,92 miliar dari 73,54 juta lembar saham diperdagangkan.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1% 

Indeks LQ45 naik 0,64 poin atau 0,1% menjadi 926,14, indeks Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,74 poin atau 0,1% ke 648,80, indeks IDX30 naik 0,35 poin atau 0,1% ke 506,85 dan indeks MNC36 naik 0,28 poin atau 0,1% ke 330,57.

Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak menguat dengan sektor infrastruktur memimpin penguatan sebesar 0,6%. Sedangkan sektor aneka industri turun 1%.

Baca Juga: Balik Arah, IHSG Naik 7 Poin ke 5.881

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik Rp10 atau 8,13% ke Rp133, saham PT First Indo American Leasing Tbk (FINN) naik Rp4 atau 6,45% ke Rp66 dan saham PT Mahaka Media Tbk (ABBA) naik Rp12 atau 5,88% ke Rp216.

Pembukaan Pagi Ini IHSG Anjlok Nyaris 1%

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) turun Rp4 atau 4,82% ke Rp79, saham PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI) turun Rp55 atau 4,47% ke Rp1.175, dan saham PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) turun Rp190 atau 4,39% ke Rp4.140.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement