JAKARTA - 11 perusahaan diperkirakan akan diuntungkan dari kenaikan harga minyak yang terjadi pasca-serangan drone terhadap dua fasilitas utama minyak milik Saudi Aramco, Arab Saudi.
Kenaikan tersebut diakibatkan oleh investor yang ingin memanfaatkan pasokan pengetatan yang diharapkan dalam beberapa minggu mendatang.
Harga minyak mentah melonjak sebanyak 20% setelah serangan tersebut. Arab Saudi bertanggung jawab atas hampir 6% dari total produksi minyak dunia, dan fasilitas yang rusak berpotensi mengganggu produksi selama beberapa minggu.
Jika harga minyak melonjak USD5 per barel, aliran kas per sahamnya pada 11 perusahan ini ditaksir akan naik paling tinggi.
Baca Selengkapnya: 11 Saham Perusahaan Energi yang Harganya Meroket akibat Serangan Drone
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.