Adapun Tol Layang Japek II berada tepat di sebagian ruas Tol Jakarta-Cikampek eksisting, membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat (Sta 9+500 sampai dengan Sta 47+500). Pengusahaannya dilakukan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang merupakan anak usaha dari PT Jasa Marga.
Pembangunan jalan tol layang yang memakan biaya konstruksi sebesar Rp11,69 triliun tersebut, dimaksudkan menambah kapasitas Tol Japek yang ada di bawahnya, serta memisahkan antara arus lalu lintas jarak pendek dengan arus lalin jarak jauh.

Jalan tol layang ini memiliki 9 zona konstruksi yakni, zona I Cikunir – Bekasi Barat sepanjang 2,94 km, zona II Bekasi Barat – Bekasi Timur sepanjang 3,42 km, zona III Bekasi Timur – Tambun sepanjang 4,40 km, zona IV Tambun – Cibitung sepanjang 3,30 km, zona V Cibitung – Cikarang Utama sepanjang 4,66 km.
Kemudian zona VI Cikarang Utama – Cikarang Barat sepanjang 1,96 km, zona VII Cikarang Barat – Cibatu sepanjang 3,11 km, zona VIII Cibatu – Cikarang Timur sepanjang 3,00 km, dan zona IX Cikarang Timur – Karawang Barat sepanjang 9,58 km.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)