Share

Wabah Virus Korona dan Guncangan di Pasar Saham Global

Hairunnisa, Jurnalis · Senin 27 Januari 2020 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 26 320 2158602 wabah-virus-korona-dan-guncangan-di-pasar-saham-global-i89t0aLrMj.jpg Ilustrasi Saham (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kasus mewabahnya Virus korona di Wuhan, Chinan diprediksi telah menekan saham China dan industri keuangan lainnya. Para ekonom mengatakan dampak dari virus ini memberikan sentimen besar untuk pasar.

Pasar saham di Shanghai tercatat turun hampir 2,8% pada Kamis waktu setempat dan mata uang yuan China melemah. Hal ini diakibatkan oleh kebijakan pemerintah yang mengambil langkah untuk menutup transportasi umum di Wuhan.

Bursa saham AS melemah pada perdaganan Kamis dengan indeks Dow jatuh sebanyak 219 poin, tapi itu hanya sedikit lebih rendah dalam perdagangan sore setelah Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan terlalu dini untuk menyebut virus korona sebagai darurat global.

“Apa yang terjadi di sini adalah semua orang terkejut bahwa mereka akan menutup kota Wuhan dengan 11 juta orang. Itu membuatnya terdengar seperti mereka lebih khawatir tentang itu. Itu masih merupakan faktor," kata Direktur Operasi UBS Art Cashin.

Saat ini, para ahli ekonom menilai dampak virus korona lebih langsung mengena di pasar Asia. Pukulan ke saham AS akan jauh lebih besar jika virus terbukti lebih mematikan daripada yang sekarang diyakini atau menginfeksi sejumlah besar orang baik di dalam maupun di luar China.

Baca Selengkapnya: Seberapa Jauh Pasar Saham Global "Terpapar" Virus Korona?

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini