JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Hubungan Internasional Shinta Kamdani menilai protokoler bekerja dari rumah yang dianjurkan Gubernur Anies Baswedan akan membuat produktivitas perusahaan hilang.
Hal ini dikarenakan masih banyaknya pekerjaan yang masih memerlukan interaksi langsung dan menuntut pekerjaan tersebut dilakukan di tempat tertentu.
"Banyak kegiatan usaha dan pekerjaan yg masih membutuhkan interaksi langsung antar manusia atau menuntut pekerjaan tersebut dilakukan di tempat tertentu. Tanpa adanya interaksi atau tidak berada di tempat tersebut, pekerjaan atau produktifitas tidak terjadi," ujar Shinta Kamdani dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone.
Sedangkan terkait produktivitas dalam hal bekerja dari rumah, Shinta menilai hal tersebut tergantung pada fungsi pekerjaan yang dilakukan. "Pengaruh kondisi kerja jarak jauh terhadap produktifitas tergantung pada jenis usaha dan fungsi pekerjaan yg dilakukan oleh pekerja yg diminta bekerja jarak jauh," tambah Shinta.
Baca Selengkapnya: Dunia Usaha Diminta Siapkan Protokoler Kerja dari Rumah, Ini Kata Pengusaha
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.