JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendukung kerjasama antara Pertamina, PLN dengan Microsoft. Dirinya pun berharap kerjasama ini menciptakan nilai lebih, mendukung transparansi data dengan menggunakan teknologi strategis dan efisiensi pada BUMN.
Erick mengatakan, Microsoft akan membantu PLN mengembangkan Smart Metering, Smart Grid Management, Smart Supply Chain, Big data Analytic dan Executive Dashboard sehingga PLN bisa lebih efektif dan efisien (mengurangi biaya).
Di samping itu, saat ini ada 800 perusahaan negara, termasuk anak perusahaan. Erick menilai, apabila tetap menggunakan cara tradisional dalam mengelolanya, maka BUMN dapat terdisrupsi.
Baca Juga: Gandeng Microsoft, Erick Thohir Ingin Bisnis Pertamina dan PLN Meningkat
"K|emitraan dengan Microsoft untuk membantu BUMN dalam mengembangkan dan mengoptimalkan teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT) dan High Performance Computing (HPC)," dalam keterangannya, Kamis (9/3/020).
Selain itu, Erick berharap dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional BUMN, menghasilkan pendapatan yang lebih besar, efisiensi biaya tinggi, meningkatkan integritas data dari hulu ke hilir, serta membawa konsolidasi data yang lebih baik.
"Hal ini akan membuat Pertamina dan PLN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan lebih kuat juga," kata Erick.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.