Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Laba Divisi Otomotif Astra Turun Jadi Rp716 Miliar Imbas Penjualan Kendaraan Lesu

Fahmi Achmad , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2020 |20:27 WIB
Laba Divisi Otomotif Astra Turun Jadi Rp716 Miliar Imbas Penjualan Kendaraan Lesu
Laba Divisi Otomotif Astra Turun Jadi Rp716 Miliar Imbas Penjualan Kendaraan Lesu. (Foto: Astra International)
A
A
A

JAKARTA – Dalam pemaparan di Public Expose LIVE 2020, PT Astra International Tbk (ASII) mengungkapkab bahwa laba bersih dari divisi otomotif Grup menurun 79% menjadi Rp716 miliar, terutama karena penurunan volume penjualan yang signifikan pada kuartal kedua.

Menurut data Gaikindo, penjualan mobil nasional menurun 46% menjadi 261.000 unit pada semester pertama di 2020, dimana penjualan mobil Astra menurun 45% menjadi 139.500 unit, dengan pangsa pasar stabil sebesar 53%.

BACA JUGA : Penjualan Kendaraan Lesu, Laba Divisi Otomotif ASII Turun Jadi Rp716 Miliar

Masuk di kuartal kedua 2020, penjualan mobil Astra menurun 92%, dibandingkan dengan kuartal pertama. Tercatat 6 model baru dan 10 model revamped telah diluncurkan pada semester pertama 2020.

Selain itu, berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian, penjualan sepeda motor secara nasional juga menurun 42% menjadi 1,9 juta unit pada semester pertama 2020 dimana penjualan sepeda motor Honda Astra menurun 40% menjadi 1,5 juta unit, dengan pangsa pasar meningkat dari 75% menjadi 77%.

BACA JUGA : Laba Astra International Turun 44 Persen Jadi Rp5,5 triliun Gara-Gara Pandemi

Tercatat pada kuartal kedua 2020, penjualan sepeda motor Astra menurun 80%, dibandingkan dengan kuartal pertama. 3 model baru dan 6 model revamped telah diluncurkan pada semester pertama 2020.

Sekadar diketahui, bisnis komponen otomotif Grup dengan kepemilikan 80%, PT Astra Otoparts Tbk mencatatkan rugi bersih sebesar Rp296 miliar dibandingkan laba bersih sebesar Rp246 miliar pada semester pertama tahun lalu, terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari segmen pabrikan (OEM/original equipment manufacturer) dan pasar suku cadang pengganti (REM/replacement market). (*)

(Shifa Putri)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement