Serapan Dana PEN Baru 31,4%, Terbanyak untuk BLT Cs

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 18:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 320 2275121 serapan-dana-pen-baru-31-4-terbanyak-untuk-blt-cs-SKvLtdJj0k.jpeg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Serapan ini baru mencapai 31,4% dari nilai pagu anggaran senilai Rp695,2 triliun. Rinciannya, dana yang terserap di sektor kesehatan baru Rp15,14 triliun, perlindungan sosial Rp114,01 triliun, sektoral k/l dan pemda Rp17,86 triliun, insentif usaha Rp18,85 triliun, dukungan UMKM Rp17,03 triliun, dan dana yang dialokasikan untuk pembiayaan korporasi belum terserap satu persen pun.

“Pembiayaan korporasi menunggu waktu yang tepat,” tulis dokumen Kemenkeu yang disebar oleh Stafsus Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo, Rabu (9/9/2020).

Dia menjelaskaan setidaknya ada empat langkah yang akan diupayakan Kemenkeu agar dana PEN cepat terserap maksimal. Sebab, stimulus itu amat dibutuhkan oleh seluruh masyarakat dan pengusahan yang terkena dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Pertama, perpanjangan berbagai program sampai dengan Desember 2020. Kedua, mempercepat proses usulan baru berbagai kluster serta realisasinya,” sambungnya.

 Rupiah Melemah di Angka Rp14.777/USD

Selanjutnya, adalah redesign program agar lebih efektif. Terakhir, mempercepat proses birokrasi program.

Sebelumnya, Ekonom CORE Indonesia Piter Abdullah menyebut bila anggaran itu tak segera direalisasi dikhawatirkan bisa membuat pelaku usaha kolaps. Karena, kini mereka membutuhkan suntikan dana untuk tetap eksis di dunia usaha Tanah Air.

"Seharusnya pemerintah meningkatkan penyerapan, agar bantuan bisa didistribusikan secara cepat dan tepat. Masyarakat dan dunia usaha bisa terbantu, tidak kolaps," kata Piter saat dihubungi, Senin (31/8/2020).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini