Dilarang Terbang ke Pontianak, Dirjen Hubungan Udara: Batik Air Enggak Patuh

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 25 Desember 2020 08:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 25 320 2333666 dilarang-terbang-ke-pontianak-dirjen-hubungan-udara-batik-air-enggak-patuh-vxlO0AvcDf.jpg Pesawat (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Barat ( Kalbar) mengeluarkan sanksi terhadap maskapai Batik Air karena membawa 5 orang penumpang positif Covid-19. Sanksi yang dikenakan berupa larangan terbang selama 10 hari dari Jakarta ke Pontianak.

Terkait larangan tersebut, Gubernur Kalbar Sutarmidji mempersilahkan jika pihak Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara Novie Riyanto melayangkan protes dan marah. Novie pun memberikan tanggapannya ketika dihubungi oleh pihak MNC Portal News.

"Ya begitulah kondisinya. Dia (Batik Air) enggak patuh ke aturan Satgas kan. Silahkan saja itu urusannya dengan Satgas," ujar Novie pada Kamis (24/12/2020) malam.

Baca Juga: Dilarang Terbang ke Pontianak, Begini Respons Batik Air 

Meski demikian, pihaknya masih merasa keberatan karena kebijakan masih membutuhkan investigasi lebih lanjut. Hal ini dikhawatirkan menjadi keputusan sepihak.

"Kewenangan kan di Satgas. Saya masih di luar kota, saya belum kontak lebih lanjut. Saya malah dapat info dari teman-teman, dari pihak Batik belum," tambahnya.

Baca Juga: Batik Air Dilarang ke Pontianak, Gubernur Kalbar: Jangan Sampai Kemenhub Jadi Biang Penyebaran Covid-19 

Namun, Novie menegaskan bahwa dirinya tidak akan lepas tangan menangani masalah ini. "Nanti kita koordinasi dengan Satgas Pusat terkait hal-hal seperti ini," pungkasnya.

(dni)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini