Menkes: Anggaran Kemenkes Cuma Rp85 Triliun tapi Pengeluaran Rp490 Triliun

Binti Mufarida, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 320 2425442 menkes-anggaran-kemenkes-cuma-rp85-triliun-tapi-pengeluaran-rp490-triliun-2uyZfSkqoI.jpg Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Koran Sindo)

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan anggaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan industri kesehatan. Dia merincikan, anggaran di Kemenkes per tahunnya hanya Rp85 triliun. Namun, spending atau pengeluaran untuk industri kesehatan setahun Rp490 triliun.

Baca Juga: Kemenkes Izinkan Merek Vaksin Gotong Royong Sama dengan Program Pemerintah

“Kita mencoba melihat kemudian cart health account, national health account kita, Saya terkejut walaupun anggaran saya lumayan besar ada Rp85 triliun, ternyata spending di industri kesehatan setahunnya itu Rp490 triliun,” ungkap Budi secara virtual, Selasa (15/6/2021).

Budi mengatakan dari pengeluaran sebanyak Rp490 triliun itu swastanya hanya sekitar Rp234 triliun dan pemerintah sebesar Rp255 triliun.

Baca Juga: Kemenkes Minta Warga Waspada Varian Covid-19: Bisa Turunkan Efektivitas Vaksin

“Kalau kita lihat semua spending, baik itu swasta maupun pemerintah di sektor kesehatan itu ada sekitar Rp490 triliun. Kita bisa lihat juga pecahannya national health account kita ini, swastanya hanya sekitar Rp234 triliun, pemerintahannya sebesar Rp255 triliun,” ungkap budi.

Budi mengatakan yang paling banyak adalah untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) dan juga untuk pembiayaan di Pemerintah Daerah. “Besarnya pemerintah di mana? Yang pertama adalah BPJS. Dan yang kedua adalah dari Pemda,” papar Budi.

Smeentara pengeluaran swasta paling banyak adalah dari rumah tangga. “Sedangkan yang swasta besarnya di mana? Itu dari rumah tangga. Karena masih banyak orang-orang kita yang membeli obatnya tidak melalui mekanisme asuransi nasional, tapi langsung ke toko-toko obat atau alat-alat obat lainnya. Sehingga itu masih cukup besar,” imbuhnya

“Kita coba melihat bahwa obat dan Alkes minimal Rp24 triliun. Kalau kita lihat spending rumah sakit yang Rp272 triliun, itu sebagian besar juga obat-obatan dan alat kesehatan. Spendingnya Puskesmas, Klinik, Fasilitas Kesehatan primer itu juga sebagian ada obat dan alat kesehatan,” ungkap Budi.

Bahkan, Budi memperkirakan bahwa pengeluaran kesehatan per tahun lebih dari Rp490 triliun. “Jadi sebenarnya obat dan alat kesehatan tuh minimal Rp24 triliun. Tapi feeling Saya mungkin jauh lebih besar dari itu ya baik swasta maupun pemerintah, baik yang diproduksi dalam negeri maupun yang di impor,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini