Share

86.878 Peserta Kartu Prakerja 'Dipecat' Gegara Tak Beli Pelatihan

Ahmad Hudayanto, Okezone · Senin 29 November 2021 04:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 28 320 2508661 86-878-peserta-kartu-prakerja-dipecat-gegara-tak-beli-pelatihan-1DtDwLbPVX.jpg Kartu Prakerja (Foto: Okezone)

JAKARTA – Jumlah peserta kartu prakerja yang dicabut pada 11 gelombang di tahun ini menurun 81% dibandingkan 11 gelombang di tahun 2020.

Tercatat hingga akhir November 2021 peserta kartu prakerja yang dicabut sebanyak 86.878 orang. Jauh menurun dari tahun lalu yang mencapai 478.619 orang.

“Kami bersyukur, pada tahun ini jumlah kepesertaan penerima Kartu Prakerja yang dicabut karena tak kunjung mengikuti pelatihan pertama turun drastis, hingga 81 persen,” kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari dalam keterangan resminya.

Dia juga mengatakan, program kartu prakerja tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja Indonesia ini punya karakteristik khusus yakni sifatnya cash plus.

“Beda dengan program perlindungan sosial yang lain, Program Kartu Prakerja ini memberi cash plus, di mana insentif uang diperoleh setelah pelatihan. Jadi ada aspek pengembangan human capitalnya,” terangnya.

Denni Purbasari juga mengingatkan pembelian pelatihan pertama untuk Gelombang 22 Kartu Prakerja terakhir pada tanggal 30 November 2021.

“Kami mengingatkan Sobat Prakerja, khususnya peserta Gelombang 22, bahwa batas pembelian pelatihan Kartu Prakerja untuk menghabiskan saldo pelatihan ada pada 30 November 2021 dan batas penyelesaian pelatihan pertama Kartu Prakerja pada 4 Desember 2021,” ujarnya.

Baca Selengkapnya: Tak Beli Pelatihan, 86.878 Peserta Kartu Prakerja 'Dipecat'! Insentif Rp3,5 Juta Gagal Masuk Kantong

(dni)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini