JAKARTA – Tujuh profesi yang ‘tak kenal’ hari libur nyata adanya. Padahal libur adalah momen bagi pekerja untuk beristirahat sejenak dari beban kerja yang ada.
Akan tetapi, ada beberapa profesi yang nyatanya ‘tak mengenal’ hari libur seperti tanggal merah hari ini. Walau demikian, tentunya setiap perusahaan memiliki cara sendiri dalam mengatur hari libur pekerjanya.
Baca Juga: 10 Profesi yang Tak Kenal Libur Lebaran, Nomor 6 Tidak Bisa Disepelekan
Dikutip dari berbagai sumber, Senin (31/1/2022), berikut tujuh profesi yang tak kenal hari libur:
1. Paramedis
Profesi pertama adalah paramedis. Menjadi tenaga kesehatan memang dapat dikatakan minim waktu libur.
Pasalnya, petugas medis seperti dokter, perawat, dan bidan merupakan orang-orang yang perlu selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan.
2. Petugas Keamanan
Petugas keamanan, seperti TNI, Polisi sampai Satpam, jarang memiliki waktu libur. Tugas mereka memang berat, yaitu menjaga keamanan dan keteriban masyarakat.
3. Jurnalis
Jurnalis juga jarang bisa menikmati hari libur nasional seperti pekerja-pekerja lain. Seringkali, jurnalis tetap bertugas saat tanggal merah dan cuti bersama mengingat mereka memiliki tugas penting.
Yaitu, senantiasa memberikan update informasi tentang situasi terkini di dalam maupun luar negeri.
4. Karyawan Restoran/Hotel/Mal
Menjadi karyawan di restoran, hotel atau mal kadang juga tidak mengenal libur. Mereka tetap harus masuk untuk menjaga toko atau melayani pengunjung yang ingin berbelanja di tempat mereka bekerja.
Namun, bukan berarti mereka tidak memiliki libur. Karena mereka bekerja sebagai orang yang memberikan jasa pelayanan pada tamu atau pengunjungnya, maka mereka tetap harus bekerja jika toko atau mal tempat mereka bekerja tetap buka.
5. Pilot dan Pramugari
Sama seperti karyawan hotel dan restoran, mereka adalah pekerja yang bergerak di bidang jasa. Pilot dan pramugari yang mendapat tugas dalam penerbangan jauh merupakan karyawan terpilih, sehingga akan selalu diandalkan.
6. Petugas Pelayanan Publik
Pekerjaan yang memberikan pelayanan publik juga terpaksa masih harus bekerja meskipun itu di Hari Raya atau tanggal merah. Ketika orang lain memanfaatkan hari libur untuk refreshing, contohnya saja petugas karcis tol, atau petugas taman bermain hingga call center.
7. Supir Pribadi
Menjadi supir kendaraan pribadi lebih melelahkan dibanding menjadi supir kendaraan umum. Setelah berada di rumah, terkadang mereka harus kembali ke tempat kerja karena atasan mendadak punya keperluan.
Menunggu juga menjadi hal yang biasa, minimal duduk diam di ruang tunggu selama dua jam. Belum lagi jika terjebak kemacetan.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.