Share

Jokowi Marah-Marah RI Dibanjiri Produk Impor: Dipikir Kita Bukan Negara Maju?

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 25 Maret 2022 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 25 320 2567715 jokowi-marah-marah-ri-dibanjiri-produk-impor-dipikir-kita-bukan-negara-maju-1ETVeef7UW.jpg Presiden Jokowi marah-marah RI Dibanjiri produk impor. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah, tingkat Bangga Buatan Indonesia (BBI) di lingkup pemerintah masih rendah. Hal itu terbukti masih banyak barang yang diimpor padahal produk dalam negeri punya kualitas.

"Jangan tepuk tangan dulu! Begitu saya cek yang terjadi, sedih saya. Belinya barang-barang impor semua," ujar Jokowi di hadapan Gubernur, Bupati, Menteri dan pemangku kepentingan lainya di acara Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia 2022, Jumat (25/3/2022).

"Padahal kita memiliki pengadaan barang dan jasa anggaran modal Pusat itu Rp526 triliun, Daerah itu punya Rp535 triliun, BUMN Rp420 triliun. Ini duit gede banget. Kalau itu digunakan, kita nggak usah muluk-muluk, di belokkan 40 persen saja itu bisa memacu pertumbuhan ekonomi kita," sambungnya.

 BACA JUGA:Jokowi: Jangan Main-Main dengan Kelangkaan Kontainer! Beli Barang Makin Mahal

Jokowi pun kecewa, nyatanya masih ada pemerintah yang melakukan ekspor barang.

Dia menjelaskan, jika pemerintah melalukan impor, itu sama saja memberikan pekerjaan untuk SDM luar negeri, sementara jutaan SDM lokal membutuhkan pekerjaan.

"Coba kalau kita belokkan ke sini (dalam negeri), barang yang dibeli dari dalam negeri berarti ada investasi, membuka 2 juta lapangan pekerjaan, kalau ini nggak dilakukan, bodoh banget kita," imbuhnya.

Hal yang membuat dia semakin geram, ketika tahu CCTV, seragam, serta sepatu tentara dan polisi masih impor. Padahal, industri di dalam negeri bisa memproduksi.

"Apa-apaan ini. Dipikir kita bukan negara yang maju? CCTV aja mesti impor," ucapnya marah.

Jokowi juga menyoroti Menteri Kesehatan. Lantaran, dia menemukan alat kesehatan dibeli dari luar negeri, seperti contohnya kasur rumah sakit. Sementara di Jogja, Bekasi, dan Tanggerang ada yang memproduksi.

 BACA JUGA:Proyek Pemerintah dan BUMN Pakai Barang Impor, Jokowi: Bodoh Sekali!

"Mau diteruskan? Silakan. Nanti mau saya umumkan. Menteri Kesehatan masih impor, Rumah Sakit ini masih impor, tak baca nanti," tuturnya.

Terakhir, Presiden juga menyoroti Menteri Pertanian. Saat mengunjungi Atambua, Nusa Tenggara Timur, dia melihat traktor dan alsintan untuk menanam jagung, dibeli dari luar negeri.

"Alsintan aja impor, jengkel saya", tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini