Share

Kualitas SDM Disorot, Pengusaha Minta Diberi Insentif

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Rabu 09 November 2022 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 09 320 2704033 kualitas-sdm-disorot-pengusaha-minta-diberi-insentif-GKSClXFhra.JPG Ilustrasi SDM. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Peningkatan sumber daya manusia (SDM) dianggap berperan besar dalam sebuah perusahaan.

Ketua Komite Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Ajib Hamdani mengatakan dalam penguatan sumber daya manusia, sektor swasta mempunyai peran yang sebetulnya cukup besar.

Ajib mengatakan peningkatan kualitas SDM bukan merupakan investasi jangka pendek, sehingga pemerintah perlu melibatkan pelaku usaha yang lebih paham kondisi pasar.

 BACA JUGA:Wujudkan SDM Unggul, Wapres Luncurkan Beasiswa Cendekia BAZNAS Al-Azhar

"Bagaimana kemudian juga pemerintah memberikan insentif terbaiknya untuk perusahaan yang melakukan program vokasi dalam meningkatkan kualitas SDM, ini yang perlu dibangun," kata Ajib dalam Market Review IDX Channel, Rabu (9/11/2022).

Sebab menurutnya, pengusaha tidak bisa dilepas begitu saja dalam program pemerintah untuk meningkatan kualitas SDM.

Karena kualitas SDM juga harus sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.

"Misalnya pemerintah memberikan insentif pajak terbaik, karena dunia usaha ini tidak bisa dibiarkan berjalan secara alamiah," lanjutnya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Ajib menjelaskan dunia usaha siap untuk mengadakan program pendidikan vokasi untuk mencetak kualitas SDM yang sesuai.

Adapun dengan kebutuhan industri saat ini, namun tentu hal tersebut perlu dukungan pemerintah.

"Misalnya para pelaku usaha yang mendukung Perpres 68 tahun 2022 tentang pendidikan dan pelatihan Vokasi, pemerintah seharusnya memberikan insentif regulasi di sektor itu, misalnya ada insentif pajak," bebernya.

Peningkatan kualitas SDM yang melibatkan kontribusi swasta juga dinilai bisa meringankan beban pemerintah untuk bisa memanfaatkan bonus demografi.

Sehingga ini yang disebut bakal terjadi beberapa tahun mendatang.

"Pemerintah membutuhkan swasta juga, sehingga swasta juga harus di dorong dalam konteks insentif regulasi, sehingga swasta yang pro pgram pemerintah seharusnya mendapat insentif yang terbaik," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini