Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Elnusa (ELSA) Bidik Efisiensi Operasi Migas hingga 25%

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Selasa, 07 April 2026 |08:12 WIB
Elnusa (ELSA) Bidik Efisiensi Operasi Migas hingga 25%
Elnusa (ELSA) Bidik Efisiensi Operasi Migas hingga 25% (Foto: ELSA)
A
A
A

JAKARTA - PT Elnusa Tbk (ELSA) menargetkan efisiensi kegiatan operasi minyak dan gas bumi (migas) hingga 25%. Hal ini dilakukan dalam menghadapi dinamika industri migas yang semakin menantang di tahun 2026.

Direktur Utama Elnusa Litta Ariesca mengatakan, srategi ini difokuskan pada pengembangan lapangan marginal melalui pendekatan efisiensi berbasis teknologi dan inovasi. 

“Ke depan, kami akan fokus sebagai low-cost operator untuk menggarap lapangan marginal. Kami menargetkan kegiatan operasi bisa 15% hingga 20%, bahkan mencapai 25% lebih efisien dibandingkan operasi migas saat ini,” ujar Litta di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Langkah strategis ini sekaligus menjadi respons atas volatilitas harga minyak dunia, dinamika geopolitik global, serta dukungan terhadap target pemerintah dalam mencapai produksi nasional sebesar 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari (BSCFPD).
 
Sejalan dengan arah transformasi tersebut, Elnusa mengusung tema besar tahun 2026 Rediscover Technology and Innovation Age, yang menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi secara adaptif dan penguatan mindset inovatif di seluruh lini organisasi.
 
“Transformasi ini bukan hanya soal menghadirkan teknologi baru, tetapi bagaimana membangun ekosistem kerja di mana setiap Perwira Elnusa mampu berpikir lebih cepat, lebih aman, dan lebih efisien dalam menjalankan operasional,” tambah Litta.
 
Dalam mendukung implementasi strategi tersebut, Elnusa juga memperkuat kapabilitas layanan hulu migas yang mencakup ekosistem terintegrasi mulai dari geoscience, survei seismik, pengeboran, hingga optimasi lapangan eksisting. Perseroan juga aktif menjalin sinergi dengan entitas Pertamina Group, termasuk Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Pertamina Technology, Innovation & Infrastructure (TI&I).

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement