Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beralih ke Mobil Listrik, Warga Jakarta Bisa Hemat Pajak Kendaraan

Agustina Wulandari , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2026 |11:46 WIB
Beralih ke Mobil Listrik, Warga Jakarta Bisa Hemat Pajak Kendaraan
Ilustrasi kendaraan listrik. (Foto: dok Freepik)
A
A
A

JAKARTA – Penggunaan kendaraan ramah lingkungan terus digencarkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini sebagai bagian dari upaya mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi. Salah satu bentuk dukungan tersebut diberikan melalui insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 0 persen untuk kendaraan listrik.

Kebijakan ini diberikan berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 446 Tahun 2026. Peraturan tersebut menjelaskan tentang Pemberian Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor dan/atau Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor terhadap Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

Kepala Pusat Data dan Informasi Pendapatan Bapenda Jakarta Morris Danny mengungkapkan, hal ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik. Kendaraan listrik mendukung penggunaan energi yang lebih efisien dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM). Selain itu, pemilik kendaraan listrik di DKI Jakarta juga dapat memperoleh manfaat langsung berupa keringanan pajak kendaraan.

“Penggunaan kendaraan listrik dinilai menjadi salah satu langkah yang sejalan dengan kebutuhan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan. Kendaraan listrik tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot, sehingga dapat membantu menekan polusi udara, terutama di wilayah perkotaan dengan aktivitas mobilitas yang tinggi,” ujar Morris.

Selain aspek lingkungan, lanjutnya, kendaraan listrik juga menawarkan manfaat dari sisi biaya operasional. Dengan tarif PKB 0 persen, pemilik kendaraan listrik dapat lebih ringan dalam memenuhi kewajiban pajak tahunan dibandingkan kendaraan berbahan bakar konvensional.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement